JAKARTA (bisnis.com): Rapat umum pemegang saham luar biasa Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
"Pukul sembilan saja sudah hadir lebih dari 90%, semoga keputusan-keputusan hari ini benar-benar awal yang baik bagi kita semua ya,"
kata seorang anggota bursa melalui pesan singkatnya kepada bisnis.com hari ini.
Dia menjelaskan bahwa antusiasme para anggota bursa sebagai pemegang saham PT BEI sangat tinggi. "Saat ini sedang dilakukan pembacaan laporan direksi oleh dirut Erry Firmansyah."
Masa tugas Erry Firmansyah berakhir hari ini. Selepas menjabat Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), berbagai tawaran pekerjaan justru berdatangan. Erry akan resmi menduduki posisi komisaris di PT Unilever Indonesia per 1 Juli 2009.
Erry pun santer dikabarkan akan menempati posisi komisaris pada salah satu BUMN usai masa jabatannya di BEI berakhir. Erry menjabat sebagai Direktur Utama PT Bursa Efek Jakarta (BEJ) pada RUPS 15 April 2002.
Selain itu, Erry Firmansyah juga telah ditetapkan menjadi Komisaris Utama di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Kabar lain menyebutkan bahwa pria kelahiran Bandung 15 September 1955 itu, mendapat tawaran jabatan di Badan Usaha Milik Negara. (ln)