• BMTR400
  • SDRA320
  • CTTH72
  • MNCN350
  • BMRI5200
  • BUMI2575
  • PGAS4075
  • TLKM8350
  • ASRI155
  • KIAS435
  • ADRO1900
  • ELTY255
  • ASIA106
  • BBTN1170
  • SULI225
  • LPKR530
  • BHIT830
  • VRNA95
  • BAYU173
  • INCO4225

BI Rate diprediksi turun, IHSG berpotensi mix

Jumat, 03/07/2009 08:24:28 WIBOleh: Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi mix. Perhatian pasar akan tertuju pada hasil keputusan RDG BI hari ini yang akan memutuskan BI rate. Menurut konsensus, BI akan menurunkan BI rate di
posisi 6,75%.

Mega Capital Indonesia menyatakan dengan mencermati potensi penurunan suku bunga tersebut, IHSG diprediksi bergerak pada kisaran 2055-2080 dengan target intraday support dan resistance berikutnya berada pada level 2040-2100.

Pada penutupan perdagangan kemarin IHSG menguat 0,23% meskipun indeks di bursa regional cenderung melemah. Menguatnya indeks didukung oleh menguatnya nilai tukar rupiah dan sejumlah saham unggulan. Sektor infrastruktur dan consumer goods membukukan kenaikan terbesar. Sektor konstruksi mengalami pelemahan terbesar. Indeks di bursa Asia ditutup melemah. Rupiah ditutup menguat di level 10.175 per dolar AS.

Indeks saham di bursa Wall Street AS ditutup melemah. Perdagangan saham di Wall Street melemah di picu oleh pengumuman data tenaga kerja. Jumlah pengangguran meningkat dari bulan lalu yakni menjadi 9,5% dari 9,4%, Nonfarm Payrolls bulan Juni memburuk menjadi –467.000 dari –322.000, dan Factory orders bulan Mei lebih tinggi dari ekspektasi menjadi 1,2% dari 0,5%.

Mega Capital menambahkan saham sektor energi, industri, finansial, teknologi dan konsumer melemah dipicu oleh data-data tersebut. Saham IBM melemah hingga 3% sementara Apple Inc turun 2%. Saham sektor energi melemah dipicu oleh melemahnya harga minyak. NRG Energy Inc melemah hingga 4,8% setelah Exelon Corp meningkatkan penawaran untuk mengambil alih perusahaan tersebut. Johnson & Johnson setuju untuk membayar US$1 miliar untuk membeli 18,4% saham Elan Corp plc perusahaan farmasi asal Irlandia. Di Eropa, jumlah pengangguran mencapai 9,5% di bulan Mei yang merupakan angka tertinggi selama 10 tahun terakir.

European Central Bank seperti yang diperkirakan mempertahankan tingkat suku bunga di level 1%. Permintaan euro turun setelah ECB mengatakan aktivitas ekonomi di Eropa masih melemah hingga akhir tahun.

Harga minyak melemah di level US$66,44 per barel karena sentimen negatif data tenaga kerja. Perhatian pasar
pada minggu depan tertuju pada pertemuan G-8 di Italia untuk membahas tentang mata uang yang akan digunakan untuk cadangan devisa secara global. Harga emas melemah di posisi US$932,05 per ounce. Pagi ini indeks di bursa Asia bergerak melemah.

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika