JAKARTA (Bisnis.com): PT Elnusa Tbk membagikan dividen final sebesar Rp35,99 miliar atau setara Rp5 per saham. Selain itu, pemegang saham juga merombak jajaran direksi dan komisaris perseroan.
Dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) yang diselenggarakan hari ini, Eteng A. Salam yang sebelumnya menjabat sebagai direktur utama digantikan oleh Suharyanto.
Direktur Operasi yang sebelumnya dijabat Eddy Sjahbuddin digantikan oleh Suryadi Oemar. Pemegang saham juga mengangkat Erry Firmansyah menjadi komisaris Elnusa.
Jajaran manajemen menuturkan dividen final yang dibagikan perseroan menggenapi dividen interim yang sebelumnya telah dibagikan sebesar Rp143,97 miliar yang dibagikan pada Januari.
Total dividen yang dibagikan Elnusa mencapai Rp179,9 miliar atau 38,6% dari total laba bersih tahun lalu sebesar Rp466 miliar, atau setara dengan Rp25 per saham.
“Perseroan mengalokasikan sisa laba bersih tahun lalu sebagai laba ditahan sebesar Rp262,95 miliar guna meningkatkan kompetensi inti perseroan,” ujar Vice President Corporate Secretary Elnusa Heru Samodra hari ini.
Elnusa sepanjang tahun ini menargetkan pertumbuhan pendapatan usaha sebesar 22% dari tahun lalu, atau mencapai Rp4,4 triliun.
Jumlah itu disumbang dari pendapatan segmen jasa hulu migas terintegrasi senilai Rp2,79 triliun, pendapatan jasa hilir migas sebesar 1,24 triliun, serta bisnis penunjang hulu migas senilai Rp403 miliar.
Selain fokus di segmen bisnis land seismic, Elnusa juga mengembangkan bisnisnya di sektor transition zone serta marine seismic.
Hingga akhir Mei Elnusa mencatat perolehan kontrak sebesar US$246,6 juta. Dari jumlah tersebut sebesar US$183,1 juta merupakan kontrak carry over tahun sebelumnya, serta US$63,5 juta merupakan kontrak baru.
Perolehan kontrak tersebut berasal dari segmen bisnis integrated geosciences services, integrated drilling services, serta integrated oilfield services.(er)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »