Bisnis Indonesia Online
Senin, 10/03/2008 14:15 WIB
Transaksi saham di Makassar naik 90,59%
oleh : Kwan Men Yon
MAKASSAR: Transaksi saham di Makassar selama Januari-Februari 2008 mencapai Rp556,38 miliar atau meningkat 90,59% dibanding periode sama tahun lalu.
Peningkatan itu kian mempertebal keyakinan pelaku pasar modal di kota itu bahwa total transaksi sepanjang tahun ini bakal kembali memecahkan rekor dengan menembus angka minimal Rp3 triliun.
Menurut data Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) Makassar, transaksi saham pada Februari sebesar Rp261,21 miliar, turun tipis dari jumlah pada Januari yang Rp295,17 miliar. Namun, transaksi Februari masih lebih tinggi dibanding rerata transaksi bulanan pada 2007 yang sebesar Rp236,66 miliar.
Selain karena jumlah hari transaksi yang lebih sedikit, penurunan pada Februari diduga akibat kondisi ketidakpastian pasar modal dunia yang berimbas pada pasar dalam negeri sehingga membuat investor cenderung berhati-hati mengoleksi saham pilihannya.
Kuasa Perwakilan BEI untuk PIPM Makassar Yessie Marisa mengatakan meskipun pasar sedang gonjang-ganjing, masih ada peluang bagi investor untuk memetik keuntungan dengan menerapkan strategi trading jangka pendek.
"Total transaksi kita di Makassar relatif stabil di tengah kekhawatiran terhadap prospek perlambatan bahkan resesi di Amerika Serikat. Investor yang pandai tentu dapat mengendus peluang memeroleh gain ketika harga saham kembali murah," katanya, pekan lalu.
Nilai transaksi saham sempat melorot pada Desember 2007 ke kisaran Rp164,24 miliar akibat memuncaknya ketakutan investor atas pengaruh masalah kredit subprime mortgage di AS. Account Executive PT Trimegah Sekuritas Makassar Jane Chandra mengemukakan saat ini investor memburu saham-saham blue chip yang mengalami penurunan harga sejak awal tahun lalu.
"Mulai banyak juga yang berani membeli saham lapis kedua bahkan third liner karena menjanjikan keuntungan lumayan besar. Kenaikannya bisa 20% dalam sehari. Tetapi, investor harus tetap berhati-hati karena saham lapis dua dan tiga ini turunnya juga cepat," jelas dia.
Tahun lalu, nilai transaksi saham di Makassar tercatat mencapai Rp2,84 triliun atau meroket 440% dibanding tahun sebelumnya yang Rp644,31 miliar ataupun tahun 2005 yang hanya Rp398,18 miliar. Kenaikan nilai transaksi tersebut membuat lima perusahaan sekuritas terkemuka dikabarkan menjajaki pembukaan kantor cabang di Makassar dalam waktu dekat. (dj)
bisnis.com
Berita Lain
- 'Dana yang digelapkan maksimum Rp250 miliar'
- Laporan rekening nasabah 50 perusahaan dicek
- Transaksi saham di BEI tahun ini tinggal 1 hari lagi
- Dalam tiga hari ini BEI awasi saham 3 emiten
- Obama pilih Schapiro pimpin SEC