Bisnis Indonesia Online


Rabu, 23/07/2008 15:20 WIB

BEI gaet dana pensiun untuk kontrak opsi saham

oleh : Berliana Elisabeth S.

JAKARTA(bisnis.com): PT Bursa Efek Indonesia akan menggaet sejumlah perusahaan dana pensiun untuk memuluskan rencana penerbitan kontrak opsi saham yang ditargetkan pada September 2008.

Direktur Pemeriksaan BEI Justitia Tripurwasani mengatakan pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan sejumlah perusahaan dana pensiun yang akan bertindak selaku writers (yang mengeluarkan kontrak opsi saham).

Dia menambahkan yang menjadi writers bukan emiten, melainkan perusahaan yang berkepentingan melakukan lindung nilai (hedging) atas kepemilikan sahamnya.

Kontrak opsi saham ini, lanjut Justitia, akan berbeda dari kontrak opsi yang sudah ada sebelumnya. Yakni menggunakan penyelesaian serah fisik  dan serah tunai, kalau yang lama masih menggunakan serah tunai saja (cash settlement).

"Disinilah perbedaannya, kami ingin yang bertransaksi kontrak opsi saham ini adalah para hedger, bukan sekedar spekulasi," tutur Justitia.

Saat ini sudah ada empat produk opsi saham, yaitu PT Astra International Tbk (ASII), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). Selanjutnya, bursa akan terus menambah sebanyak 16 saham, sehingga saat ini total keseluruhan menjadi 20 saham.

BEI juga berencana menerbitkan kontrak futures LQ-45 dengan underlying indeks LQ-45 yang sudah ada dan kontrak futures IHSG dengan underlying indeks harga saham gabungan (IHSG).

Pola transaksi yang dipakai untuk kedua produk baru ini, kontrak opsi saham dan kontrak futures yakni remote trading, transaksi jarak jauh. "Dengan demikian investor dapat langsung bertransaksi dari kantornya," kata Dirut BEI Erry Firmansyah.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Hanya 51% anggota BBJ yang aktif, transaksi -13%
  • Bursa suspend transaksi Antaboga Sekuritas
  • Nomura kurangi 1.000 staf di London
  • Sejak hari ini, bursa tetapkan 35 saham transaksi marjin

Komentar

Beri Komentar