Bisnis Indonesia Online


Selasa, 05/08/2008 14:31 WIB

BEI siapkan sistem baru Desember 2008

oleh : Berliana Elisabeth S.

JAKARTA (Bisnis.com): PT Bursa Efek Indonesia akan menyediakan sistem transaksi baru berbentuk single platform pada Desember 2008 untuk memberikan layanan yang terbaik.

Dirut BEI Erry Firmansyah mengatakan sistem baru ini akan dapat memuat seluruh transaksi produk efek di bursa baik itu saham, fix income, maupun derivatif sehingga bentuknya single platform dan akan menggantikan sistem yang lama yang saat ini masih dipakai.

"Kami rencanakan sistem baru ini baru dapat dipakai pada Desember 2008, sekarang ini masih dalam taraf uji atau test dari vendor penyedia jasa," kata Erry dalam jumpa pers di kantornya siang ini.

Pada akhir Agustus, lanjut dia, BEI akan mengundang anggota bursa untuk mencoba sistem baru tersebut.

Direktur IT BEI Bastian Purnama mengatakan penggunaan sistem baru ini akan dilakukan bertahap, untuk permulaan dipakai untuk transaksi saham. Selanjutnya baru dikaji apakah sudah dapat dipakai untuk perdagangan fix income dan produk derivatif.

"Nantinya, begitu sistem baru dipakai, kami upayakan seminimal mungkin untuk mengganti sistem yang saat ini digunakan anggota bursa. Jadi, sistem mereka tidak akan diganti hanya di up grade dengan sistem baru," tutur Bastian.

Ketika ditanya apa nama sistem baru tersebut, Erry hanya menjawab, belum membuat nama. "Mungkin kita akan adakan sayembara untuk buat namanya," ucapnya sambil tersenyum.

"Kami berusaha memberikan yang terbaik, salah satunya dengan menyediakan sistem transaksi yang mumpuni dan dapat mempermudah perdagangan," tutur Erry.

Pernyataan Erry ini terkait dengan rusaknya sistem jaringan perdagangan yang terjadi pada Selasa (5/8) pagi tadi sehingga mengakibatkan perdagangan efek di BEI sesi pertama tertunda 1,15 jam yang seharusnya dibuka pukul 09.30 WIB menjadi pukul 10.45 WIB.

Erry menyatakan pihaknya akan berupaya sekuat mungkin untuk mengantisipasi tidak terulangnya kerusakan jaringan seperti tadi pagi. "Kami akan kaji ulang sistem yang tengah berjalan sekarang, apakah harus menggunakan sistem cadangan yang langsung terpasang begitu sistem satunya mati. Berapa pun biayanya kami akan upayakan, asal transaksi lancar," kata Erry.

Saat ini, lanjut dia, BEI sebenarnya memiliki jaringan sistem lainnya yang biasa dipakai untuk mengantisipasi ketika terjadi masalah sistem di kantor bursa. Namun untuk menghidupkan sistem tersebut butuh waktu 5-7 jam karena jaraknya 30 km dari kantor bursa, sesuai dengan peraturan di pasar modal.

"Sistem cadangan ini sebenarnya bermanfaat jika terjadi bencana, bom, atau kerusuhan di kantor bursa yang menyebabkan terganggu sistem yang ada di kantor. Namun pagi ini kami tidak menghidupkan sistem cadangan itu karena butuh waktu lebih lama daripada memperbaiki sistem jaringan yang rusak yang berada di kantor kami," kata Erry.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Hanya 51% anggota BBJ yang aktif, transaksi -13%
  • Bursa suspend transaksi Antaboga Sekuritas
  • Nomura kurangi 1.000 staf di London
  • Sejak hari ini, bursa tetapkan 35 saham transaksi marjin

Komentar

Beri Komentar