Bisnis Indonesia Online


Jumat, 05/09/2008 17:40 WIB

Bursa derivatif AS dan bursa saham Korsel join produk

oleh : Berliana Elisabeth S.

JAKARTA (Bisnis.com): Chicago Mercantile Exchange (CME) Group, bursa saham derivatif terbesar dunia, dan Korea Exchange (KRX), bursa saham pertama di Asia Timurlaut, sepakat mentransaksikan kontrak berjangka KOSPI 200 di CME Globex, platform transaksi elektronik CME Group.

Penandatangan kesepakatan listing kontrak berjangka KOSPI 200 ini dilakukan pada 4 September dan berjangka waktu lima tahun.

Dalam kesepakatan tersbeut, CME Group akan menyesuaikan transaksi dengan KRX untuk valuasi produk. Kontrak akan diperdagangkan dari pukul 2:00 a.m hingga 3:00 p.m waktu lokal Chicago atau 5:00 p.m menjadi 6:00 a.m lokal Seoul, Korsel.

Kontrak ini ditransaksikan pada platform produk CME Group termasuk produk derivatif lainnya seperti S&P 500, NASDAQ-100, Dow Jones Industrial Average, MSCI Emerging Markets dan MSCI EAFE stock indexes; Eurodollars, U.S. Treasury bonds dan notes; foreign exchange; grains and livestock; energy; metals; weather and real estate.

"Penambahan kontrak KOSPI 200 KRX kedalam CME Globex akan meenjadi bagian penting dari usaha ekspansi usaha kami," kata CME Group
Executive Chairman Terry Duffy dalam siaran persnya yang diterima Bisnis hari ini.

Terry menambahkan platform transaksi CME Globex melayani investor di selurug dunia dengan akses untuk seluruh kelas aset. Dengan adanya tambahan kontrak berjangka KOSPI 200 akan menambah produk CME yang dipasarkan melalui transaksi elektronik ke investor di seluruh dunia.

"Perjanjian dengan KRX merupakan salah satu contoh bagi CMX Group untuk melanjutkan ekspansi bisnis hingga ke pasar Asia. Asia merupakan pasar yang sangat kritis dan menjadi kunsi fokus area pengembangan bisnis kami dalam jangka panjang," kata CME Group Chief Executive Officer Craig Donohue.

Chairman dan CEO KRX Jung-hwan Lee mengatakan kesepakatan untuk mentransaksikan kontrak berjangka KOSPI 200 di CME Globex akan memperkuat strategi kerjasama antara keduanya yang bertujuan untuk menjadi pemimpin pasar derivatif dunia.

Lebih dari 30 juta kontrak berjangka KOSPI 200 berdasarkan pada
indeks saham KOSPI 200 di KRX, indeks saham yang mencatat kapitalisasi pasar terbesar di Korea Selatan periode Juli 2008.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Hanya 51% anggota BBJ yang aktif, transaksi -13%
  • Bursa suspend transaksi Antaboga Sekuritas
  • Nomura kurangi 1.000 staf di London
  • Sejak hari ini, bursa tetapkan 35 saham transaksi marjin

Komentar

Beri Komentar