Bisnis Indonesia Online
Rabu, 29/10/2008 08:25 WIB
Schroders bukukan kerugian 20%
oleh : Irvin Avriano
LONDON (Bloomberg): Schroders Plc membukukan kerugian 20% pada kuartal III/2008 dan menilai pemasukan dari manajemen aset tidak akan jauh dari kejatuhan pasar saham.
Berdasarkan laporan keuangan perusahaan kepada Regulatory News Service, keuntungan sebelum pajak Schroders berkurang hingga 78 juta pound dalam tiga bulan terakhir, atau senilai US$122 juta, dibandingkan dengan pendapatan kurun waktu yang sama tahun lalu 98,1 juta pound.
Investor ritel menarik dana investasi mereka sebesar 2,9 miliar pound dari reksa dana sejak kejatuhan pasar saham. "Secara umum kondisi saat ini sangat menantang," ujar analis MF Securities Ltd Mamoun Tazi.
Dia menilai kondisi tersebut akan sangat tergantung pada krisis kredit yang sedang terjadi saat ini. Pengelola dana sedang berjibaku untuk meningkatkan pendapatan setelah pasar saham jatuh dan investor menarik dana mereka dari reksa dana seiring dengan kejatuhan indeks.
Pekan lalu, Morgan Stanley mengoreksi estimasi pendapatan mereka pada akhir tahun hingga setengahnya. Harga saham Schoders naik 8 pence, atau 1,2% ke level 674 pence pada pembukaan perdagangan kemarin.
Indeks saham anjlok sebesar 48% sejak awal tahun, dibandingkan dengan nilai pasar manajer investasi itu sebesar 1,9 miliar pound. "Kondisinya sangat menantang dan akan tetap seperti itu hingga 2009," ujar Chief Executive Officer Schroders, Michael Dobson. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- 'Dana yang digelapkan maksimum Rp250 miliar'
- Laporan rekening nasabah 50 perusahaan dicek
- Transaksi saham di BEI tahun ini tinggal 1 hari lagi
- Dalam tiga hari ini BEI awasi saham 3 emiten
- Obama pilih Schapiro pimpin SEC