Bisnis Indonesia Online
Rabu, 05/11/2008 14:57 WIB
Otoritas bursa mengindar menjelaskan soal Bumi
oleh : Pudji Lestari dan Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Direksi BEI sejak pagi tadi menghindari wartawan ketika dimintai keterangan soal penundaan pencabutan suspensi saham PT Bumi Resources Tbk (Bumi).
Sejumlah wartawan dari berbagai media terus menunggu di gedung BEI untuk mendapat keterangan dari manajemen bursa mengenai penundaan pencabutan suspensi saham Bumi.
Namun hingga siang ini tidak ada satupun manajemen bursa yang bisa dimintai keterangan.
Direktur Utama BEI Erry Firmansyah tidak mau mengangkat maupun menjawab pesan singkat melalui telepon genggamnya. Ketika wartawan mencoba menemui petinggi bursa itu di ruangan kerjanya, penerima tamu mengatakan Erry tidak berada di tempat.
Wartawan akhirnya berpapasan dengan Erry dan langsung membrondongnya dengan pertanyaan siapa dari pemerintah yang meminta penundaan pencabutan suspensi Bumi.
Erry tidak menanggapi dan sambil berlalu mengatakan, "Ya pemerintah, sama seperti diketerbukaan informasi."
Ketika ditanya, Bapepam atau pihak lainnya, Erry mengatakan, "Ya pemerintah Indonesia, lihat saja keterbukaan informasi," ujar dia sambil mengacungkan segulung kertas yang ada digenggamannya dan berlalu meninggalkan kerumunan wartawan menuju ruang kerjanya.
Wartawan juga sempat berpapasan dengan tiga direktur BEI lainnya secara terpisah, yakni Guntur Pasaribu, Sihol Siagian dan Bastian Purnama. Namun ketiganya menolak memberi komentar.
"Maaf, saya mau rapat dengan orang luar," kata Bastian sambil berlalu meninggalkan wartawan.
Bisnis juga mencoba menghubungi Sekretaris Perusahaan BEI Friderica Widyasari Dewi melalui telepon selularnya, tetapi tidak dijawab.
Bursa Efek Indonesia batal mencabut suspensi saham PT Bumi Resources Tbk (Bumi) yang semula diumumkan dibuka sejak sesi I pagi ini.
Dalam pengumuman bursa No.Peng--007/BEI.PSR/UPT/11-2008 tertanggal 5 November 2008, Bursa Efek Indonesia mencabut suspensi (penghentian sementara) perdagangan saham Bumi di seluruh pasar mulai sesi I perdagangan efek hari ini, Rabu, 5 November 2008.
"Dengan mempertimbangkan bahwa PT Bakrie & Brothers Tbk (induk perusahaan Bumi) telah menyampaikan penjelasan mengenai perjanjian jual beli saham dengan Northstar Pacific Partners Ltd untuk menjual asetnya di Bumi, maka kami memutuskan untuk mencabut suspensi Bumi mulai hari ini," kata I Gede Nyoman Yetna, Pjs. Kepala Divisi Pencatatan Sektor Riil dan Supandi, Kepala Divisi Perdagangan Saham BEI dalam pengumumannya hari ini.
Namun akhirnya otoritas bursa mengeluarkan pengumuman No.Peng-005/BEI.PSR/SPT/11-2008 tentang Penundaan Pencabutan Suspensi Perdagangan Efek Bumi Resources.
Dalam surat keterbukaan informasi itu Supandi mengatakan mengingat adanya permintaan dari pemerintah, maka bursa memutuskan untuk menunda pembukaan suspensi Bumi hingga pengumuman lebih lanjut.
bisnis.com
Berita Lain
- 'Dana yang digelapkan maksimum Rp250 miliar'
- Laporan rekening nasabah 50 perusahaan dicek
- Transaksi saham di BEI tahun ini tinggal 1 hari lagi
- Dalam tiga hari ini BEI awasi saham 3 emiten
- Obama pilih Schapiro pimpin SEC
Komentar
#1 - Kolongmerat Istana
Dulu kolongmerat dekatin istana.. sekarang kolongmerat bagian istana.... bgmn nasib rakyat? Bakrie Lapindo
Margereth - Jakarta @ 10/11/2008 - 15:38 WIB dari 203.153.113.70 (ip-70-113-net.express.net.id)