Bisnis Indonesia Online
Rabu, 12/11/2008 10:30 WIB
Harga tak wajar, BEI awasi saham Ekadharma
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Saham PT Ekadharma International Tbk (EKAD) masuk dalam daftar pengawasan Bursa Efek Indonesia sejak pagi ini karena peningkatan harga saham diluar kebiasaan.
Dalam pengumuman BEI No. Peng-037/BEI.WAS/UMA/11-2008 yang ditandatangani dua direktur bursa yakni Eddy Sugito dan Justitia Tripurwasani hari ini disebutkan telah terjadi peningkatan harga saham EKAD diluar kebiasaan dibandingkan periode sebelumnya (unusual market activity/UMA).
BEI telah meminta konfirmasi kepada perusahaan pada 11 November 2008, dan saat ini bursa sedang menunggu jawaban permintaan konfirmasi dari perseroan.
Informasi terakhir dipublikasikan oleh bursa pada 31 Oktober 2008 mengenai perubahan akuntan publik.
"Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham EKAD, kami sampaikan bahwa bursa saat ini sedang mencermati perkembangan harga dan aktifitas transaksi saham ini," kata Eddy.
Oleh karena itu, lanjut Eddy, investor diminta untuk memperhatikan jawaban perseroan atas permintaan konfirmasi bursa. Investor juga diminta untuk mencermati kinerja dan keterbukaan informasi perseroan.
Selain itu investor diminta mengkaji kembali rencana corporate action perseroan apabilan rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS. Serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul dikemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
bisnis.com
Berita Lain
- 'Dana yang digelapkan maksimum Rp250 miliar'
- Laporan rekening nasabah 50 perusahaan dicek
- Transaksi saham di BEI tahun ini tinggal 1 hari lagi
- Dalam tiga hari ini BEI awasi saham 3 emiten
- Obama pilih Schapiro pimpin SEC