Bisnis Indonesia Online


Rabu, 19/11/2008 12:54 WIB

PHEI ajukan izin jadi penilai harga efek

oleh : Irvin Avriano

JAKARTA (bisnis.com): PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) atau Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) mengajukan izin kepada Bapepam-LK siang ini sebagai lembaga penilai harga efek.

Direktur PHEI Hasan Fawzi mengatakan pihaknya telah menemui Sekretaris Bapepam-LK Ngalim Sawega untuk menyatakan kesediaan menjadi lembaga penilai harga efek pertama di Indonesia.

"Kami baru menyiapkan dan menyampaikan rencana tersebut kepada pemegang saham, yaitu self regulatory organization [SRO] semalam hingga tadi pagi, baru hari ini mengajukannya kepada otoritas pasar modal," ujarnya di gedung Bapepam-LK siang ini.

Dia menjelaskan mekanisme pemodalan adalah dengan menambah jumlah saham perusahaan yang beredar sehingga memenuhi persyaratan yang tertuan di dalam peraturan Bapepam-LK nomor V.C.3 tentang lembaga penilai harga efek. Berdasarkan peraturan itu perusahaan yang mendaftarkan diri sebagai penilai harga efek harus memiliki modal disetor Rp30 miliar.

Saat ini, paparnya, saham PHEI masih dikuasai oleh tiga SRO yaitu PT Bursa Efek Indonesia, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia yang telah memodali perusahaan baru itu Rp15 miliar, dengan masing-masing sebesar Rp5 miliar.

Saat ini, lanjutnya, beberapa pemegang saham potensial yang telah menyatakan minat antara lain adalah Korea Investment & Securities Co Ltd, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), dan Bond Pricing Agency Malaysia. "Secara informal sudah, tetapi kami juga belum menawarkan secara resmi dan terbuka."

Kemungkinan masuknya modal dari Bond Pricing Agency Malaysia, tuturnya, masih menunggu keputusan dari induk perusahaan perusahaan negeri Jiran itu untuk menentukan perusahaan mana yang akan menggelontorkan dana segar ke lembaga penilai harga efek itu. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Hanya 51% anggota BBJ yang aktif, transaksi -13%
  • Bursa suspend transaksi Antaboga Sekuritas
  • Nomura kurangi 1.000 staf di London
  • Sejak hari ini, bursa tetapkan 35 saham transaksi marjin

Komentar

Beri Komentar