Bisnis Indonesia Online
Senin, 01/12/2008 16:36 WIB
Inflasi menurun, IHSG sore -18, rupiah stabil.
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) sore ini ditutup turun 1,48% atau -18,42 poin menjadi 1.223,13 terseret seluruh sektor industri khususnya aneka industri dan tambang. Rupiah pulih dan stabil berada di posisi Rp11.950 tertopang turunnya inflasi November.
Hanya sektor infrastruktur yang mencatat kenaikan, lainnya terkoreksi.
Saham Bumi Resources (BUMI) terkoreksi 6,93% atau 70 poin menjadi kembali di bawah level 1.000 yakni menjadi Rp940. Pada pembukaan pasar saham tadi pagi naik 5,94% menjadi Rp1.070.
Saham Bumi paling aktif diperdagangkan dengan volume transaksi sebanyak 432.434.000 senilai Rp434.648.900.000 dengan 11.936
kali berpindah tangan.
Northstar Pacific Partners Limited, gagal membeli 6,79 miliar saham Bumi, namun pada 28 November mengambil alih utang PT Bakrie & Brothers Tbk senilai US$575 juta dari kreditor terbesarnya Odickson Finance SA. Berarti kesepakatan baru itu berubah dari perjanjian yang semula yang ditandatangani pada 31 Oktober.
Bakrie & Brothers Tbk, induk Bumi Resources, dan Northstar membentuk SPV dalam menangani utang Bakrie ke Oddickson atau sebanyak 19,72% saham BUMI yang digadaikan ke Oddickson menjadi milik Northstar.
Selain itu perusahaan private equity Ancora Capital Management (Asia) segera memiliki hampir 5% saham PT Bumi Resources Tbk setelah hari ini dijadwalkan melunasi utang PT Bakrie & Brothers Tbk senilai US$72 juta kepada JPMorgan.
Ancora, yang didirikan oleh mantan Country Manager JPMorgan Gita Wirjawan, menandatangani kesepakatan pengambilalihan utang Bakrie ke JPMorgan pada Jumat dini hari pekan lalu.
Trimegah Securities menyatakan aksi profit taking pada beberapa saham unggulan, menahan laju penguatan IHSG hari ini untuk menguji resistensi harga 1.270 meskipun sebelumnya berhasil melakukan penetrasi level harga 1.250.
"Di saat kondisi IHSG overbought serta peluang berlanjutnya tekanan profit taking ditengah minimnya sentimen positif, maka kami perkirakan IHSG besok memiliki peluang untuk kembali menguji support harga pada fibonnaci retracement 38,2% (1.205) dengan basis support harga 1.950/1.200," tutur Trimegah.
Top loser sore ini dicatat saham Astra International (ASII) minus 6,86% menjadi Rp9.500, Indo Tambang (ITMG) -6,12% menjadi Rp9.200, United Tractors (UNTR) -9,43% menjadi Rp3.600, Astra Agro Lestari (AALI) -3,56% menjadi Rp8.150, dan Indosat (ISAT) -4,90% menjadi Rp4.850.
Indeks saham di bursa regional bervariasi, Shanghai naik 1,25%, Hang Seng naik 1,59. KLCI -0,44%, Nikkei -1,35%, Strait Times -1,96%, Kospi Korsel -1,62% dan FTSE 100 London -1,24%.
Terkoreksinya saham di Jepang dipicu salah satu pengembang perumahan yang listing di bursa bangkrut, sehingga merupakan kebangkrutan terbesar kedua tahun ini.
Rupiah sore ini berhasil pulih dan tetap di level Rp11.950 per dolar dolar AS, setelah tadi siang sempat sebtuh level Rp12.300.
BPS mencatat inflasi November sebesar 0,12% atau turun dari posisi Oktober yang mencatat inflasi sebesar 0,45%. Inflasi tahun kalendar dari Januari-November 2008 sebesar 11,1% dan year on year 11,68%.
bisnis.com
Berita Lain
- BEI tetapkan 27 saham transaksi marjin
- Izin bursa komoditas baru diterbitkan, calon member 15
- Ito: Kapitalisasi pasar BEI naik 2 kali jadi Rp3.000 triliun
- Serah terima jabatan direksi BEI 30 Juni
- Paket Ito menang jadi direksi BEI, kantongi 79 suara