Bisnis Indonesia Online
Jumat, 14/09/2007 10:57 WIB
PT Gunung Madu Plantation
Mendukung swasembada gula
oleh : Tim Bisnis Indonesia
PT Gunung Madu Plantatation (GMP) merupakan pabrik dan perkebunan tebu modal asing (PMA) yang terletak di Gunung Batin, Lampung Tengah, Lampung.
Pendirian pabrik gula GMP pada 20 Oktober 1975 ini tak lepas dari kebijakan pemerintah mengembangkan industri gula di luar Jawa agar menjadi negara yang berswasembada gula.
PT GMP merupakan pionir usaha perkebunan tebu lahan kering. Karena itu, berbagai inovasi dilakukan secara berkesinambungan. Pada tahap awal, GMP menempuh a.l. pembangunan infrastruktur, teknologi budidaya tebu lahan kering, pelatihan SDM di sisi manajemen dan teknik alih teknologi.
Inovasi lanjutan di lini pabrik a.l. efisiensi energi, otomatisasi dan komputerisasi, manajemen lingkungan, pengembangan dan maksimalisasi kapasitas. Saat ini, GPM berhasil memproduksi tebu sebesar 12.000 ton tebu per hari (TCD).
Dalam kiprahnya, GMP mampu mengubah lahan nonproduktif seluas 35.000 hektare (Ha) menjadi lahan perkebunan tebu produktif dengan tetap mengutamakan kelestarian lingkungan. GMP juga berhasil mendorong berkembangnya industri gula di Lampung.
Dalam rangka penerapan good corporate governance (GCG) GMP menerapkan tata kelola industri yang baik dalam rangka peningkatan produktivitas dan efisiensi.
Hal-hal yang ditempuh a.l. perbaikan teknik budidaya dengan aplikasi ZPK (zat pemacu kemasakan) yang dapat meningkatkan rendemen 1 poin. Aplikasi ini juga mampu menstabilkan rendemen di sepanjang musim giling.
Selain itu, GMP telah menerapkan konsep corporate social responsibility (CSR) dengan melakukan kemitraan tebu rakyat. GMP menilai keikutsertaan masyarakat sekitar untuk ikut menanam tebu merupakan respon terhadap imbauan dan tekanan pemerintah yang kian kuat untuk pengembangan daerah. (yuw)
bisnis.com
Berita Lain
- Bursa Efek awasi saham BISI
- 'Saham TLKM dan INTP berpotensi bullish'
- Tunas Baru realisasi buyback Rp4,05 miliar
- Kalbe Farma buyback 74 juta lembar saham
- Buyback Semen Gresik capai Rp192,68 miliar
Komentar
#1 - mw tny..
dalam memproduksi gula, penanaman tebunya biasa pake pupuk ap? kebetulan saya mahasiswa merangkap sebagai distributor pupuk Organik di Bandar Lampung. Jika mau, saya siap menyuplai sesuai kebutuhan disana. Mohon informasinya.. Trims.
niko - lampung @ 25/12/2008 - 20:36 WIB dari 125.162.116.92 (92.subnet125-162-116.speedy.telkom.net.id)