Bisnis Indonesia Online
Jumat, 14/09/2007 10:09 WIB
PT Komatsu Forging Indonesia
Memperkuat ISO
oleh : Tim Bisnis Indonesia
PT Komatsu Forging Indonesia (KOFI), anak perusahaan Komatsu Ltd, Jepang, yang berdiri pada 20 Januari 1992 di Kawasan Industri Cikarang, Bekasi.
PT KOFI bergerak dalam bidang usaha trading dan produsen alat-alat berat untuk konstruksi dan pertambangan a.l. excavator, backhoe, forklift, mesin pembabat hutan, peralatan pengendali suhu (thermoelectric), mesin pressing, hingga rantai buldoser.
Hingga Maret 2007, KOFI memiliki aset US$16 juta, di mana sebagian besar sahamnya (49%) dimiliki Komatsu Ltd. Dalam periode itu, perusahaan berorientasi ekspor ini mengantongi total penjualan sebesar US$46,19 juta, dengan laba bersih US$1,3 juta.
Dalam melakukan aktivitas produksi dan perdagangan, KOFI secara bersamaan melaksanakan good corporate governance (GCG), dengan kepemilikan sejumlah sertifikat mutu a.l. ISO 14.000 tentang pengelolaan lingkungan, dan ISO 9001: 2000 untuk manajemen mutu.
Perusahaan itu juga melaksanakan kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja ke luar negeri. Hingga akhir 2006, tercata 125 tenaga kerja telah dilatih di Jepang. Total dana yang diperlukan untuk kegiatan pelatihan tersebut mencapai US$40.000.
Selama 15 tahun berkiprah di Indonesia, PT KOFI telah melaksanakan sejumlah tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) a.l. pembangunan beberapa unit rumah ibadah di sekitar lokasi pabrik, pemberian bantuan korban gempa Yogyakarta dan tsunami di NAD, hingga perekrutan sejumlah tenaga security dari penduduk setempat. (ltc)
bisnis.com
Berita Lain
- Bursa Efek awasi saham BISI
- 'Saham TLKM dan INTP berpotensi bullish'
- Tunas Baru realisasi buyback Rp4,05 miliar
- Kalbe Farma buyback 74 juta lembar saham
- Buyback Semen Gresik capai Rp192,68 miliar
Komentar
#1 - KESULITAN
SAYA KESULITAN MENGHUBUNGI PT. KOMATSU INDONESIA , ADAKAH DEALER-DEALER RESMI SELAIN DI JKT? MOHON KABARI SAYA
andi krisnanto - INDONESIA @ 02/07/2008 - 13:18 WIB dari 117.103.174.10 (117.103.174.10)