JAKARTA: PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) kembali meraup pinjaman senilai Rp1 triliun dari PT Bank Central Asia Tbk.
Saat ini, XL sedang bernegosiasi dengan beberapa bank untuk meraih pinjaman lagi senilai Rp1 triliun sehingga total pendanaan eksternal mencapai US$950 juta.
Pinjaman ini untuk mendukung target pertumbuhan bisnis perseroan pada tahun ini yang ditargetkan mencapai 20%.
“Kami sedang berbicara dengan beberapa bank untuk mencari pinjaman sebesar Rp1 triliun,” ujar Dirut XL Hasnul Suhaimi sore ini.
Sebelumnya, lima bank telah berkomitmen memberikan pinjaman senilai total US$750 juta kepada XL yang dicairkan secara bertahap untuk belanja modal dan membiayai kembali obligasi yang jatuh tempo.
Lima bank itu adalah Bank Mandiri (Rp4 triliun), HSBC (US$50 juta), ABN Amro (US$50 juta), BCA (Rp1 triliun), dan Standard Chartered Bank (US$100 juta dan Rp1 triliun). BCA melengkapi komitmen sebelumnya sebesar Rp1 triliun sehingga dengan pinjaman baru yang disepakati kemarin total kreditnya mencapai Rp3 triliun.
Hasnul juga memastikan pelepasan saham XL akan digelar pada semester II. Penjualan saham (divestasi) XL sekaligus penawaran umum terbatas (rights issue) saham baru maksimal 10% diperkirakan menghasilkan dana segar US$200 juta-US$300 juta atau setara Rp1,84 triliun-Rp2,76 triliun. (ln)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »