Bisnis Indonesia Online
Selasa, 06/05/2008 15:02 WIB
Barito catat penjualan bersih Rp4,38 triliun
oleh : M. Munir Haikal
JAKARTA (Bisnis): PT Barito Pacific Tbk mencatat penjualan bersih pada laporan keuangan 31 Maret 2008 sebesar Rp4,38 triliun, atau naik Rp4,27 triliun dari Rp109,77 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan penjualan bersih itu disebabkan telah selesainya proses akuisisi dan konsolidasi PT Chandra Asri yang dilakukan oleh perseroan. Chandra Asri menyumbang sekitar 98% dari total penjualan perseroan atau sekitar Rp4,33 triliun. Sisanya Rp54,82 miliar disumbang oleh anak usaha perseroan di bidang timber and wood product dan lainnya.
Hingga 31 Maret 2008, penjualan Chandra Asri naik menjadi Rp4,31 triliun dari Rp2,61 triliun pada periode yang sama 2007 atau naik Rp1,70 triliun.
Sementara itu, industri timber and wood product turun menjadi Rp54,82 miliar dari Rp104,99 miliar pada periode yang sama, atau turun Rp50,17 miliar. Beban pokok penjualan Chandra Asri naik menjadi Rp4,35 triliun dari Rp2,22 triliun pada Maret tahun sebelumnya yang diakibatkan oleh naiknya harga Naphta (bahan dasar produk petrokimia yang berasal dari minyak bumi) menjadi US$878 per ton dari US$588 per ton di periode yang sama tahun lalu atau naik sekitar 49%.
Kenaikan harga Naphta mengikuti naiknya rata-rata harga minyak mentah dunia periode Januari-Maret 2008 yang berada di level US$97 per barel dari US$58 per barel pada periode yang sama 2007. Kondisi tersebut menyebabkan perseroan mencatat rugi bersih Rp183,19 miliar dari Rp9,5 miliar pada periode yang sama tahun 2007. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Alokasi laba United Tractors ditetapkan hari ini
- Darmoyo ditunjuk gantikan Hilmi Panigoro
- 13 Perusahaan gelar RUPS hari ini
- Honor direksi Indocement ditentukan hari ini
- Bakrie tunjuk CEO baru