Bisnis Indonesia Online
Jumat, 27/06/2008 10:42 WIB
Perdana Bangun Pusaka tutup kantor cabang
oleh : Irvin Avriano
JAKARTA (bisnis.com): PT Perdana Bangun Pusaka Tbk akan menutup beberapa kantor cabangnya di daerah untuk memenuhi target laba bersih tahun ini sebesar Rp2 miliar setelah sebelumnya merugi Rp1,47 miliar pada 2007.
Direktur Keuangan Perdana Pusaka Buntaran Gondomartono mengatakan perusahaan juga akan menerapkan efisiensi anggaran dan penurunan promosi untuk mencapai target tersebut.
"Kami tidak terlalu optimistis dengan prospek tahun ini karena kondisi keuangan global yang masih lesu," ujarnya kepada pers, kemarin.
Menurut dia, kerugian valuta asing perusahaan pada tahun lalu menggambarkan kelesuan ekonomi global tersebut. Neraca valuta asing perusahaan merugi Rp1,22 miliar tahun lalu setelah menuai keuntungan Rp2,77 miliar pada 2006.
Kondisi juga sempat memburuk setelah importir utama perusahaan tersebut, KonicaMinolta, memutuskan untuk tidak berkecimpung di bidang fotografi lagi sejak akhir tahun lalu. Namun, perusahaan tetap mendapatkan pasokan barang yang sama karena pabrik kertas foto KonicaMinolta dibeli Dai Nippon Printing (DNP), sedangkan pabrik larutan kimianya diakuisisi Seapac.
Menurut Buntaran, hal ini sempat mengkhawatirkan pemegang saham perusahaan tersebut, namun laba perusahaan tidak terlalu terpengaruh. Sampai triwulan I/2008, perusahaan mampu membukukan laba bersih senilai Rp975 juta, naik dibandingkan dengan tahun lalu yang senilai Rp598 juta dan 2006 yang merugi Rp429juta.
Saat ini perusahaan produsen kertas foto dan peralatan kimiawi fotografi tersebut telah memfokuskan diri pada produksi infrastruktur bidang kesehatan, khususnya untuk kebutuhan peralatan sinar x (x-ray/rontgen). (er)
bisnis.com
Berita Lain
- Indover dibekukan, saham Bank Mandiri anjlok
- Bumi ajukan lagi buyback 10% saham
- Bumi kantongi pinjaman US$50 juta
- Goldman pangkas target harga saham BUMI
- Saham BII di suspensi untuk ketiga kali