Bisnis Indonesia Online


Jumat, 18/07/2008 07:45 WIB

Laba IBM naik 22%

oleh : M. Yunan Hilmi

NEW YORK (Bloomberg): International Business Machines Corp (IBM), provider terbesar di dunia, melaporkan kenaikan laba sebesar 22% selama kuartal kedua serta meningkatkan prediksi tahunan menyusul melonjaknya penjualan di emerging market.

Laba bersih naik menjadi US$2,77 miliar atau US$1,98 per saham, dari US$2,26 miliar atau US$1,55 tahun sebelumnya. Penjualan naik 13% menjadi US$26,8 miliar mengalahkan rata-rata estimasi dari analis US$25,9 miliar.

CEO Sam Palmisano mengatakan pihaknya mengandalkan penjualan hardware atas kenaikan biaya riset dan pengembangan piranti lunak. Dengan membidik emerging market, perusahaan berupaya untuk mengatasi lemahnya pertumbuhan perekonomian di AS dan Eropa. Pendapatan dari Brasil, India, China, dan Rusia naik 31% kuartal kedua.

"Kemampuan IBM sebagai perusahaan yang bertahan pada situasi buruk dan baik, terus berlanjut. Lolos dari tantangan yang sangat ekstrim saat ini sangat luar biasa bagi IBM," kata Andy Miedler, analis Edward Jones & Co di St. Louis.

IBM menaikkan prediksi tahunan menjadi US$8,75 per saham dari US$8,50. Sementara estimasi sembilan analis Bloomberg pada 2008 rata-rata pada US$8,54.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • RUPS Agis setujui akusisi Comstar dan Erafone
  • Suspensi dicabut, saham BII terjun bebas 34%
  • Maybank minta negosiasi ulang harga BII
  • Akusisi final, saham BII di suspend hari ini

Komentar

Beri Komentar