Bisnis Indonesia Online


Selasa, 26/08/2008 15:12 WIB

Laba bersih Adhi Karya 2008 ditargetkan naik 52,5%

oleh : Berliana Elisabeth S.

JAKARTA (Bisnis.com): Citigroup memproyeksikan laba bersih PT Adhi Karya Tbk (ADHI) hingga akhir 2008 bertumbuh 52,5% dari akhir 2007 yakni menjadi Rp170,2 miliar dipicu masih ada 9 proyek yang ditangani perseroan pada tahun ini.

Dalam keterbukaan informasinya kepada Bursa Efek Indonesia hari ini, perseroan menyampaikan materi presentasi PT Adhi Karya (Persero) Tbk pada acara Indonesia Investor Confrence 2008 yang diselenggarakan oleh Citi Investment Research di Jakarta pada 26 Agustus 2008.

Dalam suratnya yang ditandatangani Manager Hukum dan Humas Adhi Karya Tjatur Waskito menyebutkan Citigroup menyatakan pendapatan perseroan pada akhir tahun ini diprediksi bertumbuh 34,7% menjadi Rp6,70 triliun dari akhir tahun lalu Rp4,97 triliun.

Penurunan ini disumbang dari berkurangnya pendapatan operasional sebesar 31,3% menjadi Rp71 miliar dari Rp103 miliar

Pada kuartal kedua 2008 pendapatan bertumbuh 8,9% menjadi Rp1,93 triliun dari Rp1,77 triliun. Namun laba bersih malah anjlok 74,3% menjadi Rp10,4 miliar dari Rp40,4 miliar pada kuartal II tahun lalu.

Namun pada akhir tahun, pendapatan operasional akan bertumbuh 6,4% menjadi Rp427 miliar dari Rp291 miliar pada akhir tahun lalu.

Pada akhir tahun ini, kepemilikan saham masyarakat di perseroan akan berkurang dari 51% pada akhir 2007 menjadi 31%. Namun kepemilikan saham pemerintah bertambah menjadi 69% dari 49%.

Perseroan akan menggenjot proyek infrastruktur dari 45% pada akhir 2007 menjadi 59% pada akhir 2008 namun mengurangi proyek pembangunan gedung menjadi 33% dari 54%.

Pada 2008 ini perusahaan konstruksi dan bangunan ini memiliki sembilan proyek yang tengah ditangani.

Proyek PLTU Lampung 2 x 100 MW senilai US$154,27 juta dan Rp595,1 miliar yang berdurasi 33 bulan dengan perseroan memiliki saham pada proyek ini sebesar 65% dan sisanya Jiangxi Electrical Overseas Engineering Co.
 
Proyek LPG Gas Tank 3 kg milik Pertamina namun ADHI memegang 85% saham atas proyek ini yang bernilai Rp1,623 triliun berdurasi 15 bulan.

Proyek Kanci Pejagan Jalan Tol stage 1 milik PT Semesta Marga Raya senilai Rp970,8 triliun berdurasi 12 bulan.

Proyek Tilal Complex at Al Khuwair  (Sultanate of Oman), pembangunan gedung  milik Tilal Development Co, SAOC senilai Rp969 miliar selama 25 bulan dengan kepemilikan ADHI 70%.

Proyek DOHA city center expansion phase III A dan B di Qatar senilai Rp685 miliar periode 50 bulan.

Proyek Latumenten City Jakarta senilai Rp524,6 miliar pembangunan struktur gedung dan arsitektur selama 21 bulan .

Proyek gedung kantor Dirjen Pajak Jakarta senilai Rp368,3 miliar berdurasi 6 bulan.

Proyek terminal III Bandara Soerkarno Hatta Jakarta yakni untuk struktur, arsitektur, dan MEO selama 13 bulan senilai Rp180,6 miliar.

Proyek Bogor Ring Road Section 1 Bogor senilai Rp171,8 miliar selama 10 bulan.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Suspensi saham Infoasia diperpanjang
  • 3 Emiten gelar RUPSLB jelang libur
  • Bukaka berharap soal utang selesai 2009
  • Bukaka harapkan sepakat dengan kreditor

Komentar

Beri Komentar