Bisnis Indonesia Online


Kamis, 28/08/2008 08:18 WIB

Titan Kimia rombak susunan direksi & komisaris

oleh : Elsya Refianti

JAKARTA (Bisnis.com): Sebanyak dua perusahaan dijadwalkan akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada hari ini, yaitu PT Rig Tenders Tbk dan PT Titan Kimia Nusantara Tbk.

PT Titan Kimia Nusantara Tbk dijadwdalkan akan melangsungkan RUPSLB pada pkl 9:30 WIB di JW Marriot Hotel, Jl Lingkar Mega Kuningan Kav E1.2 No. 1 dan 2 Mega Kuningan, Jakarta. Agenda rapatnya a.l. persetujuan untuk mengubah anggaran dasar perseroan, perubahan susunan direksi dan dewan komisaris perseroan, ratifikasi pemegang saham independen terkait dengan pengadaan ethylene antara PT Titan Petrokimia Nusantara sebagai perusahaan terkendali (TPN) dan Titan Petchem (M) Sdn Bhd (TPM) berdasarkan term sales agreement dan persetujuan pemegang saham independen.

Agenda lainnya yaitu ratifikasi pemegang saham independen terkait dengan transaksi product offtake antara TPN dan Tidan Trading Corp Sdn Bhd (TTC) berdasarkan product offtake agreement, ratifikasi pemegang saham independen terkait dengan transaksi ekspor dan impor produk polyethylene antara TPN dan TPM, ratifikasi pemegang saham independen terkait dengan transaksi keagenan antara TTC dan TPN berdasarkan agency agreement, ratifikasi pemegang saham independen terkait dengan transaksi keagenan antara TPN dan TPM berdasarkan trademark license agreement, ratifikasi pemegang saham independen terkait dengan transaksi pembelian dari pihak ketiga, persetujuan pemegang saham independen terkait dengan transaksi penyediaan jasa antara perseroan dan TPN dengan TPM.

Selanjutnya, PT Rig Tenders Tbk direncanakan akan menggelar RUPSLB-nya pada pkl. 13:00 WIB di Hotel Borobudur, Jl Lapangan Banteng Selatan, Jakarta, dengan agenda rapat a.l. pemberian persetujuan atas rencana pembelian dan atau pembangunan aktiva tetap beruapa accomodation workover barge (AWB), yang merupakan transaksi material sebagaimana diatur dalam peraturan Bapepam No IX E2.(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Bumi siapkan Rp8,25 triliun untuk buyback
  • Adhi Karya incar pendapatan Rp6,7 triliun
  • Kewajiban Japfa melonjak setelah akuisisi
  • 'Suspensi saham Bank Century diharapkan redam gejolak'

Komentar

Beri Komentar