Bisnis Indonesia Online
Jumat, 29/08/2008 14:14 WIB
Harga komoditas melejit, Timah untung 42%
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Lonjakan harga timah dunia mendongkrak laba bersih PT Timah Tbk, produsen tambang timah terbesar kedua dunia, melonjak 42% periode semester I 2008.
Laba bersih Timah menjadi Rp1,1 triliun (US$120 juta) periode enam bulan pertama yang berakhir 30 Juni 2008 dari Rp780,8 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Penjualan juga menanjak menjadi Rp4,2 triliun dari Rp4,08 triliun meski produksinya tidak sebanyak pada periode semester I tahun lalu.
Namun neraca keuangan Timah tertolong kenaikan harga komoditas tambang ini di pasar internasional yang sempat menyentuh rekor tertingginya US$25.500 per ton di London Metal Exchange pada 15 Mei 2008 dan selama semester I tahun ini harga sudah naik 52% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan harga ini dipicu Indonesia dan China, penambang timah terbesar, menurunkan ekspor.
Presiden Direktur Timah Wachid Usman seperti dikutip Bloomberg mengatakan perseroan tidak dapat memproduksi sebanyak periode semester I tahun lalu karena ada persaingan dengan para penambang.
Produksi Timah pada semester kedua tahun ini akan sebanyak produksi semester I 2008 yakni 24.000 ton, kata Usman saat wawancara pada 24 Agustus 2008. Dia memprediksi produksi setahun ini sebanyak 60.000 ton.
Harga kontrak timah untuk pengiriman tiga bulanan di LME rata-rata US$20.165 per ton pada semester I 2008 atau menanjak dari rata-rata harta periode yang sama tahun lalu masih US$13.268 per ton.
Harga timah untuk kontrak tiga bulanan siang ini pukul 14.15 WIB di LME menurut data televisi CNBC terkoreksi US$150 menjadi Rp20.200 per ton.
Hingga Juni 2008 total aset Timah mencapai Rp6,81 triliun atau naik dari Rp4,33 triliun.
Harga saham Timah berkode TINS di Bursa Efek Indonesia siang ini terkoreksi Rp75 menjadi Rp2.575 dengan volume transaksi 8.561 lembar saham senilai Rp11,24 miliar dan 547 kali berpindah tangan.
bisnis.com
Berita Lain
- 'Saham TLKM dan INTP berpotensi bullish'
- Tunas Baru realisasi buyback Rp4,05 miliar
- Kalbe Farma buyback 74 juta lembar saham
- Buyback Semen Gresik capai Rp192,68 miliar
- Buyback Semen Gresik capai Rp192,68 miliar