Bisnis Indonesia Online
Senin, 29/09/2008 10:59 WIB
Saham BII di suspensi untuk ketiga kali
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Pasca kesepakatan akuisisi,saham PT Bank International Indonesia Tbk (BII) kembali dihentikan sementara transaksinya (suspensi) oleh Bursa Efek Indonesia mulai sesi I hari ini, Senin 29 September 2008 karena Bank Negara Malaysia meminta Maybank menegosiasi ulang harga pembelian.
"Saham BII di suspensi lagi mulai pagi ini karena ada informasi di koran bahwa BNM (Bank Negara Malaysia), bank sentral Malaysia, meminta Maybank untuk renegosiasi harga," kata Kadiv Perdagangan Saham BEI Supandi kepada Bisnis pagi ini.
Suspensi saham BII ini, lanjut Supandi, hingga pemberitahuan lebih lanjut. Pasca rencana akusisi saham BII oleh Malayan Banking Berhard (Maybank), perdagangan saham BII sudah tiga kali di suspensi. Pertama pada 31 Juli 2008 ketika BNM menarik kembali persetujuan kepada Maybank untuk mengakuisisi 55% saham BII dari konsorsium Temasek dan Kookmin Bank senilai US$2,7 miliar.
Selanjutnya Maybank kembali mendapat lampu hijau dari Bank Negara Malaysia untuk pembelian saham BII setelah Bapepam-LK akhirnya memberi kelonggaran kepada Maybank berupa perpanjangan masa divestasi 20% saham BII.
Semula divestasi ini dipatok selama dua tahun setelah penawaran tender. Namun pada 18 September 2008 pada sesi II perdagangan di BEI saham BII dibuka kembali.
Selanjutnya pada sesi I perdagangan hari ini, Jumat 26 September, BEI menghentikan sementara lagi saham BII berkode BNII terkait finalisasi akuisisi saham oleh Maybank yang jatuh tempo hari itu.
Melalui suratnya tertanggal 26 September 2008 kepada BEI, Maybank menyatakan pihaknya diminta BNM untuk menegosiasi ulang harga akusisi terkait gejolak di pasar finansial global yang akan memengaruhi kondisi keuangan Maybank.
Harga saham BNII pada perdagangan terakhir Jumat, 26 September anjlok hingga menjadi Rp310.
bisnis.com
Berita Lain
- 'Saham TLKM dan INTP berpotensi bullish'
- Tunas Baru realisasi buyback Rp4,05 miliar
- Kalbe Farma buyback 74 juta lembar saham
- Buyback Semen Gresik capai Rp192,68 miliar
- Buyback Semen Gresik capai Rp192,68 miliar