Bisnis Indonesia Online


Rabu, 08/10/2008 10:25 WIB

Mitra Rajasa gelar HMETD untuk raup Rp647 miliar

oleh : Berliana Elisabeth S.

JAKARTA (Bisnis.com): PT Mitra Rajasa Tbk berencana menggelar penawaran umum terbatas II dalam rangka penerbitan HMETD sebanyak 892,64 juta saham untuk meraup dana senilai Rp647,17 miliar.

Dana hasil penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) ini yakni 88% untuk membayar utang kepada tiga kreditor dan sisanya untuk modal kerja.

Dalam pengumumannya hari ini, Mitra Rajasa menyatakan HMETD sebanyak 892,64 juta saham biasa dengan nilai nominal Rp125 setiap saham dengan harga pelaksanaan Rp725 setiap saham.

Dana yang diperoleh perusahaan bidang industri jasa transportasi darat dan memiliki anak perusahaan di bisang jasa penunjang produksi migas ini akan dipakai untuk membayar utang kepada 3 kreditor.

Dirut Mitra Rajasa Beni Prananto mengatakan sebesar 73,67% atau Rp462,50 miliar untuk melunasi utang kepada Sofitel International Ltd, pemegang obligasi berdasarkan Bond Issurance Agreement pada 29 Agustus 2008 yang diterbitkan Mitra Rajasa senilai US$50 juta. Utang obligasi ini digunakan untuk meningkatkan penyertaan pada anak perusahaan yang sudah diambil alih yakni PT Apexindo Pratama Duta Tbk. Sofitel adalah afiliasi dari Apexindo.

Sebesar 6,37% atau Rp40 miliar untuk membayar Surat Sanggup yang diterbitkan perseroan pada 2 Juni 2008 yang dananya dipakai untuk mengakuisisi Apexindo.

Selanjutnya sebesar 7,97% atau Rp115 miliar untuk membayar utang kepada Heronswood Assets Management Ltd.

Sisanya 11,99% atau Rp10,259 miliar dipakai untuk modal kerja perseroan.

HMETD akan diperdagangkan di Bursa Efek Idnonesia dan di luar bursa mulai 19-25 November 2008. Pelaksanaannya akan efektif setelah disetujui rapat umum pemegang saham luar biasa yang akan digelar pada 5 November 2008.

Perseroan juga berencana membayar dividen kepada pemegang saham minimal satu kali mulai tahun buku 2008, dengan catatan jika terdapat surplus kas dari kegiatan operasional setelah melakukan penyisihan.

Sejak penawaran umum perdanan (IPO) pada 1997, perseroan belum pernah membayarkan dividen kas kepada pemegang saham karena perseroan masih mengalami akumulasi rugi.

Harga saham Mitra Rajasa berkode MIRA pagi ini pukul 10.27 WIB di Bursa Efek Indonesia turun Rp60 menjadi Rp790.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Suspensi saham Infoasia diperpanjang
  • 3 Emiten gelar RUPSLB jelang libur
  • Bukaka berharap soal utang selesai 2009
  • Bukaka harapkan sepakat dengan kreditor

Komentar

Beri Komentar