Bisnis Indonesia Online


Rabu, 08/10/2008 11:42 WIB

Para direksi grup Bakrie temui manajemen BEI

oleh : Pudji Lestari

JAKARTA (Bisnis.com):  Sejumlah direksi perusahaan grup Bakrie sedang mengadakan pertemuan dengan manajemen Bursa Efek Indonesia pagi ini, namun sedkiti tertunda karena penghentian sementara seluruh perdagangan saham di bursa.

Pertemuan itu untuk menjelaskan penurunan harga saham enam perusahaan grup Bakrie secara signifikan turun hingga melampaui batas bawah.

Secara total penurunan harga saham tersebut mengakibatkan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) sampai 10,03% pada perdagangan Senin, 6 Oktober. Selanjutnya pada hari yang sama saham keenam perusahaan grup bakrie ini langsung terkena auto rejection pada sistem perdagangan di BEI, artinya tidak dapat ditransaksikan.

BEI pun pada Selasa, 7 Oktober menghentikan sementara transaksi saham keenam perusahaan grup Bakrie ini.

Untuk itu manajemen bursa memanggil manajemen Bakrie untuk memberikan penjelasan.

Terlihat hadir beberapa direksi grup Bakrie yakni antara lain Direktur PT Bakrie & Brothers Tbk Yuanita Rohali, dan Dileev Srivastava, Dirut PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk Ambono Janurianto.

Sebelumnya Dirut BEI Erry Firmansyah mengatakan akan meminta penjelasan kepada grup Bakrie ini perihal penurunan harga saham dan soal gadai serta nilai jaminan yang digunakan.

Agenda pertemuan dimulai sejak pukul 11.00 WIB, namun tiba-tiba seluruh perdagangan saham disuspensi pada pukul 11.08 WIB, sehingga pertemuan Bakrie sedikit tertunda. Karyawan BEI terlihat turun naik diminta datang memberi laporan ke ruangan Erry di Lantai 6 gedung BEI tower I.

Keenam perusahaan grup Bakrie yang terkena suspensi saham sejak kemarin yakni PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) yang pada Senin  anjlok 40,82% menjadi Rp145. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) anjlok 26% menjadi Rp185, PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) anjlok 36,17% menjadi Rp150, PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) terkoreksi 35,21% menjadi Rp460, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terhempas 32,03% menjadi Rp2.175, dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) terkoreksi 32,69% menjadi Rp350.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Suspensi saham Infoasia diperpanjang
  • 3 Emiten gelar RUPSLB jelang libur
  • Bukaka berharap soal utang selesai 2009
  • Bukaka harapkan sepakat dengan kreditor

Komentar

#1 - main kan

1. main kan kembali pasar saham. 2. bekukan sementara perusahaan sekuritas yg lakukan short selling. 3. berikan denda yg semesti nya di lakukan BEI.

Johanto - jakarta @ 08/10/2008 - 13:18 WIB dari 125.161.39.97 (97.subnet125-161-39.speedy.telkom.net.id)

Beri Komentar