Bisnis Indonesia Online
Kamis, 13/11/2008 15:52 WIB
'Suspensi Bank Century diharapkan redam gejolak'
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Penghentian sementara (suspensi) saham PT Bank Century Tbk (BCIC) akibat berita adanya gagal kliring akan dapat meredam dampak negatif bagi saham perbankan lainnya.
"Memang kami mendengar ada rumor mengenai gagal kliring Bank Century. Kabar seperti ini akan memengaruhi pasar perbankan dan pasar modal kita," kata Riset Analis Reliance Securities Gina Novrina Nasution.
Menurut dia, untuk kondisi seperti ini suspensi saham emiten yang bermasalah dapat meredam gejolak di pasar. Pelaku pasar akan khawatir dengan adanya rumor seputar gagal kliring perbankan ini.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham Bank Century (BCIC) sejak sesi II perdagangan saham hari ini, Kamis, 13 November 2008.
"BEI memutuskan untuk suspensi perdagangan efek Bank Century di seluruh pasar pada sesi II perdagangan tanggal 13 November 2008 hingga pengumuman lebih lanjut karena ada kabar mengalami kegagalan kliring," kata Kepala Divisi Perdagangan Saham BEI Supandi dalam pengumumannya hari ini.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman Hadad mengatakan saat ini bank sentral tengah melakukan klarifikasi apakah benar PT Bank Century Tbk telah gagal kliring dan membuat bank tersebut terancam bangkrut.
Muliaman mengatakan belum bisa memastikan apakah benar Bank Century mengalami gagal kliring. Menurut dia, perbankan sebelum mengalami gagal kliring harus mengikuti proses-proses yang telah ditentukan BI.
"Kita akan lihat dulu, tetapi pada dasarnya bank itu sebelum mengalami gagal kliring harus melalui sejumlah proses terlebih dahulu," kata Muliaman usai menjadi pembicara dalam seminar Economic Outlook 2008 yang diselenggarakan Bisnis Indonesia di Hotel Mulia Jakarta hari ini.
Muliaman menambahkan dalam kondisi seperti ini risiko likuiditas memang sangat rentan terhadap kinerja perbankan. Namun menurut dia, dari pengamatan terakhir kondisi fundamental likuiditas perbankan masih cukup positif.
Gagal kliring yakni kondisi dimana perbankan gagal memenuhi balance sheet (keseimbangan) keuangan antara kewajiban dan aset.
Sekretaris Perusahaan Bank Century Deddy Triyana mengatakan telah menyelesaikan kewajiban Rp5 miliar tadi pagi terkait transaksi yang disebut-sebut 'kegagalan kliring'. Kegagalan kliring yang terjadi kemarin lebih karena kesalahan administratif.
"Semua baru ketahuan tadi pagi, dan telah diselesaikan. Ini murni kesalahan administratif," tuturnya, siang tadi.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- Bursa Efek awasi saham BISI
- 'Saham TLKM dan INTP berpotensi bullish'
- Tunas Baru realisasi buyback Rp4,05 miliar
- Kalbe Farma buyback 74 juta lembar saham
- Buyback Semen Gresik capai Rp192,68 miliar