Bisnis Indonesia Online


Rabu, 19/11/2008 18:01 WIB

BEI coret pencatatan Bank UOB Buana

oleh : Pudji Lestari

JAKARTA (bisnis.com): Bursa Efek Indonesia (BEI) menghapus pencatatan efek PT Bank UOB Buana Tbk mulai besok setelah bank hasil akuisisi itu berubah status menjadi perusahaan tertutup (go private) dan memilih untuk keluar dari bursa dengan sukarela (voluntarily delisting).

Kadiv Pencatatan Sektor Jasa BEI Umi Kulsum dan Kadiv Perdagangan Saham Supandi mengatakan Bank UOB Buana telah memenuhi prosedur delisting sebagaimana yang terdapat pada butir II.2.2 Peraturan Pencatatan No I-I tentang Penghapusan Pencatatan (delisting) dan Pencatatan Saham Kembali (relisting).

"Bursa dapat menyetujui penghapusan pencatatan efek perseroan dari Bursa Efek Indonesia efektif pada 20 November 2008," kata dua pejabat itu dalam keterbukaan informasinya hari ini.

Mereka menjelaskan dengan pencabutan status perseroan sebagai perusahaan tercatat maka Bank UOB Buana tidak lagi memiliki kewajiban sebagai perusahaan tercatat dan BEI akan menghapus nama perseroan dari daftar perusahaan tercatat yang mencatatkan sahamnya di BEI.

Dalam hal perseroan akan kembali mencatatkan sahamnya di bursa, maka proses pencatatan saham dapat dilakukan dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku.

"Persetujuan penghapusan pencatatan efek perseroan oleh bursa ini tidak menghapuskan kewajiban yang belum dipenuhi oleh perseroan selama masih menjadi perusahaan tercatat (jika ada)," tulis Umi dan Supandi lebih lanjut.

UOB menjadi pemegang saham mayoritas di Bank Buana setelah mengakuisisi hingga 53% saham bank lokal itu dan menggelar penawaran tender. Pada 16 Juli 2005, UOB International Investment Private Limited (UOBII) secara resmi mengumumkan rencananya mengambil alih kembali 30% saham PT Bank Buana Indonesia Tbk dari PT Sari Dasar Karsa (SDK) senilai Rp1,65 triliun.

Harga yang ditawarkan UOB tersebut mewakili 2,59 kali nilai buku Bank Buana pada 30 Juni 2005. Pada 13 Oktober 2005, saham Bank Buana ditutup pada harga Rp 950.

UOB merupakan perusahaan Singapura, yang secara tidak langsung sepenuhnya dimiliki oleh United Overseas Bank Ltd. UOB bergerak di bidang jasa perbankan dan keuangan. UOB menyatakan penambahan kepemilikannya di Bank Buana adalah dalam rangka investasi. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Suspensi saham Infoasia diperpanjang
  • 3 Emiten gelar RUPSLB jelang libur
  • Bukaka berharap soal utang selesai 2009
  • Bukaka harapkan sepakat dengan kreditor

Komentar

Beri Komentar