Bisnis Indonesia Online
Rabu, 30/07/2008 12:16 WIB
Obligasi India bisa terpuruk
oleh : M. Yunan Hilmi
MUMBAI (Bloomberg): JPMorgan Chase & Co menilai obligasi pemerintah India berjangka 10 tahun bakal terpuruk tahun ini setelah bank sentral menaikkan suku bunga acuan untuk menahan inflasi.
Vikas Agarwal analis JPMorgan mengatakan yield kemungkinan naik menjadi 11% sampai akhir Desember setelah bank sentral menaikkan suku bunga untuk menahan pergerakan inflasi yang tercepat dalam 13 tahun.
Yield untuk obligasi 10 tahun menghadapi kenaikan bulanan terbesar dalam dekade ini. Patokan yield berada pada 8,24% jatuh tempo pada April 2018.
Gubernur Reserve Bank Yaga Venugopal Reddy menaikkan suku bunga pinjaman overnight menjadi 9% dari 8,5% dan mengangkat cadangan deposito bank menjadi 9% dari 8,75%. Bank sentral menaikkan perkiraan inflasi menjadi 7% tahun ini dari kisaran 5%-5,5%.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- Bank DKI beli kembali obligasi IV
- Bank Dunia tingkatkan obligasi 'hijau'
- E.ON AG terbitkan obligasi US$1,3 miliar
- Gapura Prima tunda terbitkan obligasi
- Fitch: Rating Telkom BB, menjadi pemimpin pasar