Bisnis Indonesia Online


Selasa, 02/09/2008 09:44 WIB

Obligasi berkupon 1,5% Jepang naik 0,129 yen

oleh : Irvin Avriano

TOKYO (Bloomberg): Harga obligasi pemerintah Jepang berkupon 1,5% menguat 0,129 yen pascapengunduran diri Perdana Menteri Yasuo Fukada yang belum genap satu tahun menjabat kemarin malam.

Pergerakan nilai imbal hasil (yield) obligasi acuan melemah dari posisi tertinggi dua pekan terakhir karena terkait sentimen positif pengunduran diri dapat menjadi pertimbangan prediksi kondisi ekonomi Jepang.

Kondisi itu diprediksi dapat meningkatkan jumlah penawaran dalam pelelangan obligasi pemerintah dengan tenor 10 tahun sebesar 1,9 triliun yen hari ini.

"Berlajutnya kelumpuhan politik di Jepang menyebabkan risiko perkonomian menurun," tegas Kepala Strategi dan Ekonomi Jepang dari Bank of America Corp Tomoko Fujii seperti dikutip Bloomberg.

Dia menuturkan kekacauan politik yang berpeluang terjadi dapat menyebabkan pasar saham Jepang menurun, dan obligasi pemerintah Jepang bisa mengambil manfaat dari kondisi tersebut.

PM Jepang Yasuo Fukuda kemarin malam tiba-tiba mengumumkan pengunduran dirinya setelah menjabat kurang dari satu tahun, menimbulkan kebingungan politis di perekonomian nomor dua terbesar dunia itu.

Dalam konferensi pers Fukuda mengatakan pengunduran dirinya itu untuk mencegah 'vakum politik' mengingat pemerintahannya yang sering bermasalah harus menghadapi sidang khusus parlemen pada akhir bulan ini.

Pemimpin berusia 72 tahun itu menyampaikan niatnya tersebut hanya beberapa hari setelah pemerintahannya mengumumkan anggaran belanja senilai US$18 miliar untuk menggairahkan perekonomian.(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Peringkat obligasi Pakuwon turun jadi BB (idn)
  • PHEI kerja sama dengan BPAM
  • France Telecom akan terbitkan obligasi US$789 juta
  • Peringkat obligasi Ciliandra idA-

Komentar

Beri Komentar