Bisnis Indonesia Online
Selasa, 02/09/2008 11:17 WIB
Bank of China terbitkan obligasi 5 September
oleh : Irvin Avriano
HONG KONG (Bisnis.com): Bank of China Ltd berencana menerbitkan obligasi berdenominasi yuan dengan tenor dua dan tiga tahun kepada investor publik Hong Kong yang akan dimulai pada 5 September.
Juru bicara Bank of China Wang Zhaowen ketika dikonfirmasi tidak bersedia berkomentar masalah rencana penerbitan obligasi itu.
Sebelumnya, Bank of China melepas surat utang perusahaan hipotek perumahan Fannie Mae dan Freddie Mac yang menyebabkan harga saham kedua perusahaan tersebut anjlok pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu.
Harga saham Fannie melorot US$1,11 per lembarnya atau sekitar 14% menjadi US$6,84 per lembar di New York Stock Exchange. Sementara itu, harga saham Freddie melemah 77 sen menjadi US$4,51 per lembar. Keduanya mengalami penurunan lebih dari 80% sejak awal tahun ini.
Berdasarkan laporan keuangannya, portofolio usaha Bank Of China pada obligasi kedua perusahaan mengalami penurunan 29% dari US$7,5 miliar dalam dua bulan lalu menjadi US$3,14 miliar per 25 Agustus.
Wakil Pimpinan Loomis Sayles & Co, Dan Fuss, mengatakan kondisi itu mencerminkan investor luar negeri mulai menarik dana mereka dari AS karena khawatir terhadap kukalitas kredit di negara tersebut.
Penjualan surat utang oleh Bank of China diperkirakan menjadi penyebab melebarnya selisih (spread) antara nilai imbal hasil (yield) Fanie dan Freddie dengan obligasi pemerintah AS sangat lebar.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Pefindo: Obligasi Danareksa dalam pemantauan
- Jasa Marga bayar obligasi 5 Januari
- Perdagangan SUN pekan ini diduga sepi
- Prospek obligasi BCA Finance stabil
- Peringkat Humpuss Intermoda turun