Bisnis Indonesia Online
Rabu, 03/09/2008 08:51 WIB
Lelang obligasi pemerintah Jepang oversubscribed
oleh : Irvin Avriano
TOKYO (Bloomberg): Pelelangan obligasi pemerintah Jepang mengalami kelebihan penawaran (oversubscribed) sebesar 2,66 kali dari jumlah yang ditargetkan sebesar 1,9 triliun yen, atau sekitar US$17,6 miliar.
Analis Mitsubishi UFJ Securities Co Takashi Nishimura mengatakan hasil pelelangan ini memuaskan semua pihak pascapengunduran diri Perdana Menteri Yasuo Fukuda secara mendadak Senin malam.
"Tidak ada alasan untuk menjual obligasi di saat ini, tetapi pelaku pasar bereaksi positif untuk menstabilkannya," kata dia.
Hasil pelelangan juga mencatatkan peningkatan sebesar 2,57 kali dari pelelangan sebelumnya pada Agustus lalu. Dalam pelelangan itu, harga penawaran terendah tercatat 0,04 di bawah harga rata-rata.
Berdasarkan data asosiasi pedagang surat utang Japan Bond Trading Co pada pukul 16:26 waktu setempat, pelelangan berhasil menguatkan harga setelah tren menurun dua pekan terakhir. Nilai imbal hasil (yield) obligasi bertenor 10 tahun melemah 1 basis poin (bp) ke level 1,46%. Obligasi itu memiliki kupon 1,5% di pasar sekunder.
Harga surat utang itu menguat sebesar 0,0086 yen menjadi 100,43 yen. Yield obligasi pemerintah Jepang dengan tenor lima tahun juga melemah 2 bp ke level 1,01%.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Bank DKI beli kembali obligasi IV
- Bank Dunia tingkatkan obligasi 'hijau'
- E.ON AG terbitkan obligasi US$1,3 miliar
- Gapura Prima tunda terbitkan obligasi
- Fitch: Rating Telkom BB, menjadi pemimpin pasar