Bisnis Indonesia Online
Kamis, 04/09/2008 16:07 WIB
DKI gandeng Bank Dunia terbitkan obligasi
oleh : Nurudin Abdullah & Mia Chitra Dinisari
JAKARTA (bisnis.com): Pemprov DKI Jakarta menggandeng Bank Dunia dan International Financial Corporation (IFC) untuk menerbitkan obligasi daerah yang akan diluncurkan tahun depan.
Dana obligasi daerah dapat dikombinasikan dengan pinjaman dari lembaga keuangan internasional untuk membiayai berbagai kegiatan pembangunan di Ibu Kota.
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan pola penerbitan obligasi dengan pendampingan Bank Dunia atau lembaga keuangan global lainnya sudah banyak diterapkan beberapa pemerintah kota di negara maju untuk membangun kotanya.
"Kota-kota besar di dunia umumnya membiayai kebutuhan anggaran dan pembangunan dengan cara-cara yang lebih sophisticated. Tidak hanya dari pendapatan asli daerah tetapi juga dari bond atau obligasi daerah serta kombinasi pinjaman dan bond," katanya di Jakarta hari ini.
Dia mengatakan rencana menggalang dana dari sumber obligasi daerah tersebut dirintis sejak dia masih menjabat sebagai wagub DKI, dan untuk merealisasikannya harus ada kepastian adminstrasi dalam pemerintah daerah dan pusat.
Sekarang ini, lanjut dia, pemerintah pusat memberikan lampu hijau bagi pemerintah daerah, termasuk Pemprov DKI untuk mengakses dana dari masyarakat melalui obligasi daerah. Fauzi menyatakan optimistis pasar akan menerima secara positif obligasi daerah yang ditawarkan Pemprov DKI karena ada jaminan pemerintah dan lembaga keuangan dunia.
Namun, sebelum meluncurkan penawaran obligasi, terlebih dahulu Pemprov akan mengevaluasi dan menata ulang kinerja keuangan, tertib anggaran dan tata administrasi asetnya yang cukup besar.
"Apalagi Badan Pemeriksa Keuangan telah memberikan penilaian yang buruk, terutama mengenai pengelolaan aset dan pembukuan serta pertangungjawabannya. Kami harus perbaiki aset management yang bagus," tegasnya. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Pefindo: Obligasi Danareksa dalam pemantauan
- Jasa Marga bayar obligasi 5 Januari
- Perdagangan SUN pekan ini diduga sepi
- Prospek obligasi BCA Finance stabil
- Peringkat Humpuss Intermoda turun