Bisnis Indonesia Online
Kamis, 25/09/2008 10:41 WIB
Thailand akan terbitkan obligasi syariah
oleh : Irvin Avriano
BANGKOK (Bloomberg): Thailand berencana menerbitkan obligasi syariah pertama untuk menggalang pendanaan dari Timur Tengah sebesar US$600 juta dan menciptakan lapangan kerja. "Kami ingin menyerap dana lebih banyak dari negara petrodolar," kata Dheerasak Suwannayos, Presiden Direktur Islamic Bank of Thailand. Dia menjelaskan bank milik pemerintah itu berencana menerbitkan sukuk dengan tenor tujuh tahun pada kuartal III/2009. Dana yang terserap, lanjutnya, akan digunakan BUMN untuk membiayai proyek pemerintah. Nilai bagi hasil yang ditawarkan sukuk itu, kata dia, akan berada 75 basis poin di bawah London interbank offered rate (Libor). Thailand ingin mengikuti jejak Hong Kong, Inggris, Malaysia, Indonesia, dan Jepang yang telah lebih dulu menarik minat investor pasar obligasi syariah yang sebagian besar berasal dari pengusaha minyak Teluk Persia. Sebelumnya, pemerintah Thailand berencana menghabiskan dana sebesar US$50 miliar dalam empat tahun ke depan untuk membangun jalan, jalur transportasi, dan proyek infrastruktur lain untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi negeri Gajah Putih itu. Sukuk merupakan surat utang yang berbasis aset dan menjanjikan bagi hasil kepada investornya, bukan imbal hasil yang dilarang hukum Islam.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Pefindo: Obligasi Danareksa dalam pemantauan
- Jasa Marga bayar obligasi 5 Januari
- Perdagangan SUN pekan ini diduga sepi
- Prospek obligasi BCA Finance stabil
- Peringkat Humpuss Intermoda turun