Bisnis Indonesia Online
Jumat, 26/09/2008 10:19 WIB
Infoasia Teknologi kesulitan cash flow
oleh : Irvin Avriano
JAKARTA (Bisnis.com): PT Infoasia Teknologi Global meminta agar diadakan rapat umum pemegang obligasi (RUPO) untuk merestrukturisasi bunga dan pokok obligasi I/2004 bila perusahaan belum dapat membayarkan kewajibannya dalam waktu dekat.
"Saat ini perusahaan sedang kesulitan cash flow," ujar Sekretaris Perusahaan Infoasia Priska Erjani dalam keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia, hari ini.
Dia menjelaskan perusahaan telah meminta tambahan waktu untuk menunda pembayaran kupon ke-15 hingga waktu pembayaran selanjutnya kepada pemegang obligasi dalam RUPO yang diadakan 12 September lalu, tetapi ditolak.
Selain mengusulkan pengunduran waktu, Infoasia juga meminta agar dana yang dialokasikan pada rekening cadangan dapat digunakan untuk membayar kupon obligasi.
Obligasi I/2004 Infoasia memiliki seri B dan C senilai total Rp75 miliar. Masing-masing memiliki waktu jatuh tempo pada 23 Desember 2008 dan 23 Desember 2009.
Perusahaan yang berdiri pada 1996 dengan nama PT Sejahtera Mandiri itu bergerak dalam bidang jasa penyediaan jaringan telekomunikasi, integrasi sistem telekomunikasi, penyedia jaringan Internet, dan jasa telekomunikasi lintas negara.
Per 30 Juni 2008, sebesar 51,39% saham perusahaan dimiliki oleh PT Infoasia Inti, Eurochina Capital Pte Ltd dengan kepemilikan sebesar 15%, Soony Widjaja Wong sebesar 0,28%, dan publik 33,3%.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Pefindo: Obligasi Danareksa dalam pemantauan
- Jasa Marga bayar obligasi 5 Januari
- Perdagangan SUN pekan ini diduga sepi
- Prospek obligasi BCA Finance stabil
- Peringkat Humpuss Intermoda turun