Bisnis Indonesia Online
Kamis, 13/11/2008 11:03 WIB
Peringkat gagal bayar obligasi NISP BB
oleh : Irvin Avriano
JAKARTA (Bisnis.com): Fitch Ratings menegaskan peringkat gagal bayar penerbitan obligasi denominasi global dan lokal PT Bank NISP Tbk pada level BB. Pemeringkat juga menetapkan peringkat nasional jangka panjang NISP pada level AA+(idn) dengan outlook stabil. "Peringkat itu mencerminkan dukungan yang kuat dari induk perusahaan asal Singapura yang memiliki dukungan sektor keuangan yang besar, Oversea-Chinese Banking Corporation [OCBC]," ujar Fitch dalam siaran pers yang diterima Bisnis, tadi pagi. Fitch menjelaskan perubahan kepemilikan atau perubahan komitmen dukungan untuk anak perusahaan dari OCBC akan sangat berpengaruh pada peringkat NISP. OCBC menambah kepemilikan saham perusahaan di NISP dari 72,4% pada akhir 2007 menjadi 74,73% pada akhir kuartal III/2008 dan sedang menunggu keputusan pemerintah untuk mengizinkan pergantian nama anak perusahaan dari Bank NISP menjadi Bank OCBC NISP. NISP didirikan pada 1941 oleh keluarga Surjaudaja, yang juga menjalankan usaha perusahaan. Perusahaan sempat terkena krisis ekonomi Asia pada 1997-1998 tanpa mendapatkan bantuan dana dari pemerintah. OCBC mulai membeli sebanyak 22,5% saham perusahaan pada pertengahan 2004 dan terus bertambah hingga 74,73% pada kuartal III/2008. Selain OCBC, saat ini kepemilikan saham NISP masih dimiliki keluarga Surjaudaja sebesar 5% dan the International Finance Corporation (IFC) sebesar 7,17%.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Pefindo: Obligasi Danareksa dalam pemantauan
- Jasa Marga bayar obligasi 5 Januari
- Perdagangan SUN pekan ini diduga sepi
- Prospek obligasi BCA Finance stabil
- Peringkat Humpuss Intermoda turun