Bisnis Indonesia Online
Senin, 17/11/2008 14:31 WIB
Gapura Prima tunda terbitkan obligasi
oleh : Pudji Lestari
JAKARTA (Bisnis.com): PT Perdana Gapura Prima Tbk menunda penerbitan obligasi hingga tahun depan karena kenaikan suku bunga pinjaman secara signifikan berpotensi menambah beban bunga.
Vice President Director Gapura Dedi Setiadi mengatakan penerbitan obligasi pada tahun ini sudah tidak memungkinkan lagi karena suku bunga naik tajam.
"Secara internal kami sudah konsolidasi untuk menyiapkan emisi obligasi tapi suku bunga bergerak naik. Karena itu kami tunda rencana itu pada tahun depan sampai suku bunga membaik," ujarnya saat paparan publik perseroan, siang ini.
Gapura Prima berencana menerbitkan surat utang senilai Rp300 miliar untuk mendanai sejumlah proyek propertinya. Rencana itu juga telah direstui oleh pemegang saham beberapa waktu yang lalu.
Gapura Prima mempunyai portofolio aset properti seperti rusunami Kebagusan City, perumahan Bukit Cimanggu City, Metro Cilegon, Taman Raya Citayam, Taman Raya Cilegon, dan Anyer Palazo.
Melalui anak usahanya, perseroan juga mempunyai apartemen Bellagio yang ada di kawasan Mega Kuningan dan apartemen Bellezza di Permata Hijau, Jakarta Selatan.
Harga saham berkode GPRA ini tidak bergerak dari level Rp290 pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, siang tadi.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- UOB kumpulkan dana cadangan Rp183 miliar
- Pefindo peringkati obligasi Indo Kordsa idA-
- Obligasi Bhakti raih peringkat Baa2.id
- Indo Kordsa cari pinjaman US$10 juta
- Adira bakal lunasi obligasi Rp570 miliar