Bisnis Indonesia Online
Kamis, 28/02/2008 15:09 WIB
ABN Amro gandeng First tawarkan reksa dana
oleh : Hendri T. Asworo
JAKARTA (Bisnis): ABN Amro Bank menggandeng PT First State Investment Indonesia, manajer investasi yang berbasis di Australia, untuk meningkatkan portofolio reksa dana sebesar 10%-20% atau di kisaran Rp200 miliar-Rp700 miliar.
Director of Consumer Banking ABN Amro Bank Darmadi Sutanto mengatakan tahun ini perusahaan menargetkan peningkatan dana kelola dari reksa dana sebesar 50% dan diharapkan sekitar 10%-20% bisa disumbang dari First State.
"Share reksa dana ke perusahaan sekitar 5%-6%, diharapkan tahun ini minimal bisa meningkat 50%," ujarnya dalam jumpa pers seusai penandatanganan kerjasama dengan First State di Jakarta hari ini.
Dia tidak khawatir meskipun spread antara suku bunga Bank Indonesia (BI Rate) dan bank sentral Amerika Serikat cukup tinggi. Hal itu, menurut dia, justru menunjukan ketertarikan para nasabah dengan tingkat return yang tinggi.
Saat ini ABN Amro telah menggandeng 10 manajer investasi, yang meliputi perusahaan lokal dan asing. Dalam menawarkan reksa dana perusahaan yang berbasis di Belanda ini mematok private banking nasabah sebesar Rp500 juta. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Indeks Kospi menguat 0,5% sentuh 1.504,14
- Laba Axa Asia Pacific melorot 75%
- First State naikkan dana investasi di Indonesia
- NISP Sekuritas tawarkan NISP Proteksi Seri 4
- Dana kelolaan reksa dana Mandiri Rp3,49 triliun