Bisnis Indonesia Online
Senin, 04/08/2008 12:33 WIB
First State naikkan dana investasi di Indonesia
oleh : Dewi Astuti
JAKARTA (Bisnis): First State Investment berupaya meningkatkan bisnis pengelolaan dana investasi di Indonesia di tengah penurunan performa bisnis manajer investasi anak usaha Bank Commonwealth itu di China.
Menurut Lindsay R. Mann, Chief Executive Officer First State Investment, di Singapura yang sekaligus Presiden Komisaris PT First State Indonesia, Indonesia merupakan salah satu daftar negara yang potensial untuk meningkatkan bisnis mereka selain Singapura karena pertumbuhan ekonomi RI yang stabil dan suku bunga BI yang kondusif.
"Di China, kinerja kami sedang turun. Kami juga tidak berminat masuk ke pasar Vietnam yang belum kami garap selama ini. Lebih baik fokus ke Indonesia dan Singapura," kata Mann kepada Bisnis baru-baru ini.
Menurut dia, pihaknya tengah menyiapkan strategi bisnis baru menyangkut kelolaan dana PT. Jamsostek dan sejumlah dana investasi sejumlah bank. Namun dia tidak bersedia menyebutkan lebih detail strategi tersebut.
Ketika ditanya mengenai peluang pengelolaan dana hedge-fund, Mann menyatakan hal tersebut belum dimungkinkan untuk dilakukan di Indonesia. "Kami masih fokus pada kelolaan hedge-fund di Cayman Island [pusat keuangan di Karibia]," tambahnya. (dea)
bisnis.com
Berita Lain
- Valbury bidik Rp100 miliar dari Terproteksi I
- Mandiri Investa Keluarga diluncurkan
- BEI jatuhkan sanksi kepada Antaboga
- MSCI Asia Pacific menanjak 0,6% ke 90,10
- Bappebti cabut izin 2 pialang berjangka