Bisnis Indonesia Online
Selasa, 05/08/2008 09:10 WIB
Laba Axa Asia Pacific melorot 75%
oleh : Dewi Astuti
SYDNEY (Bloomberg): Axa Asia Pacific Holdings Ltd membukukan penurunan laba sebesar 75% pada semester I tahun ini karena pelemahan pasar keuangan yang turut memangkas pendapatan.
Menurut pernyataan resmi unit asuransi terbesar kedua di Eropa itu hari ini, laba bersih turun menjadi A$94,2 million (US$87,6 juta) pada enam bulan pertama yang berakhir 30 Juni, dari A$374 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pemasukan operasional, terkecuali dari investasi, naik 11% menjadi A$295 juta. Axa Asia akan membayar 9,25% dividen, sama seperti tahun lalu.
Chief Executive Officer Axa Asia Pacific Andrew Penn tengah mencari akuisisi di Asia untuk meningkatkan pendapatan karena para investor menghindari masuk untuk membenamkan dana di tengah penurunan pasar keuangan. Dana yang dikelola manajemen anjlok 13% dari semester IV 2007, setelah pada tahun sebelumnya sempat mengalami kenaikan 9%.
"Sangat sulit memprediksi bagaimana pasar saat ini bergerak dan dampaknya pada perekonomian. Ini akan terus sulit bagi industri asuransi," kata Penn.
Saham Axa Asia telah melorot 42% pada tahun ini, sehingga membuat saham perusahaan itu terburuk di antara enam perusahaan asuransi yang masuk dalam S&P/ASX 200 Insurance Index.
Pada Februari perusahaan yang berbasis di Melbourne ini menyebutkan setiap 10% penuruanan saham dapat memangkas laba sebesar A$295 juta. (dea)
bisnis.com
Berita Lain
- Bank kustodian tak dibatasi hitung NAB
- 'Investor reksa dana jangan panik'
- Peringkat reksa dana the American Beacon dipangkas
- Nilai aktiva bersih reksa dana menguat
- Indeks Kospi menguat 0,5% sentuh 1.504,14