Bisnis Indonesia Online
Senin, 22/09/2008 19:51 WIB
Nilai aktiva bersih reksa dana menguat
oleh : Irvin Avriano
JAKARTA (bisnis.com): Nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana menguat dari Rp82,78 triliun pada Kamis pekan lalu menjadi Rp85,95 triliun pada Jumat yang disertai penambahan jumlah unit dari level 63,16 miliar menjadi 63,31 miliar.
Berdasarakan data Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) tadi sore, penyumbang jumlah unit terbesar adalah reksa dana terproteksi yang membukukan Rp102,33 miliar dari produk Si Dana Batavia Proteksi Div. VIII dengan unit 102,33 juta.
Reksa dana saham juga membukukan penambahan NAB meskipun jumlah unit yang justru berkurang dari 12,52 miliar menjadi 12,50 miliar tadi sore. Penambahan jumlah unit itu diduga mengikuti pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang menguat dari level 1719,25 menjadi 1891,73 akhir pekan lalu.
Reli indeks itu berlanjut hingga penutupan hari ini yang mencatatkan posisi pada 18,97,34. Penguatan indeks terjadi seiring keputusan Menteri Keuangan AS Henry Paulson yang meloloskan rencana US$700 miliar untuk menyelamatkan perusahaan sektor finansial di negara adidaya itu.
Indeks dan harga SUN juga telah menguat dua hari perdagangan terakhir sejak pemerintah AS mengeluarkan pernyataan untuk merealisasikan rencana penyelamatan perusahaan sektor finansial di negara adidaya itu pekan lalu. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Bank kustodian tak dibatasi hitung NAB
- 'Investor reksa dana jangan panik'
- Peringkat reksa dana the American Beacon dipangkas
- Nilai aktiva bersih reksa dana menguat
- Indeks Kospi menguat 0,5% sentuh 1.504,14
Komentar
#2 - Tambahan Harga Pasar
Sebagai salah satu sumber informasi bagi para investor, berita-berita yang disajikan Bisnis Indonesia cukup informatif, boleh usul tambahan harga pasar saham, obligasi dan reksadana harian sehingga tambah komplit. Terima kasih
Benny - Jakarta @ 02/10/2008 - 10:33 WIB dari 202.81.52.110 (202.81.52.110)
#1 - nilai subsidi yg lemah
knp subsidi bbm dan listrik lemah ? karena kurangnya perhatian pemerintah terhadap rakyat kecil.
ary - surakarta @ 23/09/2008 - 08:53 WIB dari 125.163.222.138 (138.subnet125-163-222.speedy.telkom.net.id)