Bisnis Indonesia Online


Rabu, 08/10/2008 17:16 WIB

'Investor reksa dana jangan panik'

oleh : Berliana Elisabeth S.

JAKARTA (Bisnis.com): Investor reksa dana saham tidak perlu panik terkait penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia yang terjadi sejak pukul 11.06 WIB hari ini.

"Saat ini bukan waktu yang tepat untuk melakukan penarikan reksa dana saham meski indeks harga saham gabungan (IHSG) anjlok gak karu-karuan," kata Direktur First State Investments Putut Endro Andonowarih kepada Bisnis hari ini.

Menurut dia, investor reksa dana saham saat ini sudah dapat memahami risiko berinvestasi di produk pasar modal, yang tentunya berisiko lebih tinggi dari deposito. Selain itu dana yang diparkir di reksa dana biasanya hanya 10% dari total asetnya.

"Kalaupun ada penurunan, itu hanya karena harga sahamnya yang naik. Itu dapat dilihat dari meningkatnya unit penyertaan reksa dana saham periode September di perusahaan kami," kata Putut.

Penurunan dana kelolaan reksa dana, lanjut dia, tidak sebesar penurunan IHSG yakni 48% dari 29 Januari- 8 Oktober 2008. Di First State sendiri penurunan sekitar 16%, namun unit penyertaan naik, artinya ada investor baru yang masuk ke pasar reksa dana meski kondisi pasar modal masih gonjang-ganjing.

Putut menyarankan agar investor jangan panik melihat penurunan IHSG yang sangat drastis sehingga mengakibatkan dihentikan sementara (suspensi) perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia sejak pukul 11.06 WIB tadi.

"Bagi investor reksa dana, biarkan saja dahulu, jangan ditarik, karena bagi yang berorientasi untuk investasi jangka panjang, setidaknya 5-10 tahun, reksa dana masih bagus. Bahkan kalau bisa tambah lagi asetnya karena harga sudah murah, namun harus diperhitungkan jangan keseringan beli karena kita tidak tahun sampai dimana bottom nya," kata Putut yang juga Ketua Asosiasi Wakil Manajer Investasi Indonesia (AWMI).

Bursa Efek Indonesia tadi padi mensuspensi seluruh perdagangan saham dan derivatif di bursa karena indeks anjlok 10,37% mencapai level 1.451,67, level terendahnya sejak 13 September 2006. Suspensi masih berlangsung hingga penutupan perdagangan pukul 16.00 WIB. Menurut Dirut BEI, pembukaan suspensi belum dapat ditentukan.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Bank kustodian tak dibatasi hitung NAB
  • 'Investor reksa dana jangan panik'
  • Peringkat reksa dana the American Beacon dipangkas
  • Nilai aktiva bersih reksa dana menguat

Komentar

#2 - reksadana

mau tanya apa ada kemungkinan kalau kita inves dalam bentuk saham ,saham kita akn habis?

lucky - indonesia @ 15/10/2008 - 12:29 WIB dari 125.164.224.246 (246.subnet125-164-224.speedy.telkom.net.id)

#1 - Proteksi

Kalau kita (pemagang) reksadana menahan (utk tidak menjual RD) tsb, akankah tetap reksadana tsb bisa tertolong. Apakah bisa dijamin? Kalau manager invetasi salah ambil keputusan misal saham dilepas. Tetap aja nilai reksadana akan jatuh dan tak tertahan. Bisakah bapepam mengontrol agar tidak terjadi aji mumpung, krn transaksi di bursa dihentikan sementara?

Ir. Amirudin - Doha/Qatar @ 11/10/2008 - 20:17 WIB dari 78.101.243.236 (78.101.243.236)

Beri Komentar