IHSG pagi minus 25 terpangkas minyak, Dow, Asia

Jumat, 03/07/2009 09:39:34 WIBOleh: Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada pembukaan sesi I pagi ini terpangkas 25,70 poin atau 1,24% menjadi 2.040,05 seiring koreksi indeks Asia, Dow dan harga minyak.

Indeks Bisnis-27 juga terpangkas 1,35% menjadi 182,34. Seluruh indeks sektor industri di BEI pagi ini terkoreksi dipimpin sektor tambang dan infrastruktur.

Top losers pagi ini dipimpin saham Indo Tambang (ITMG) minus 2,53% menjadi Rp19.200, Tambang Batubara (PTBA) minus 2,16% menjadi Rp11.300, Indosat (ISAT) minus 3,84% menjadi Rp5.000, Astra international (ASII) minus 0,64% menjadi Rp23.100 dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) minus 1,51% menjadi Rp6.500.

Head of Research Paramitra Alfa Sekuritas Pardomuan Sihombing mengatakan IHSG pagi ini diprediksi masih bergerak mixed dengan tekanan dari bursa global dan regional pagi ini, namun diharapkan akan ada sentimen positif dari pengumuman BI rate yang diharapkan akan kembali diturunkan sebesar 25 bps. Secara teknikal IHSG diprediksi akan bergerak di dalam range titik support di level 2053-2041 dan titik resistance di level 2082-2098.

Mega Capital Indonesia menyatakan ihsg diprediksi mix. Perhatian pasar akan tertuju pada hasil keputusan RDG BI hari ini yang akan memutuskan BI rate. Menurut konsensus, BI akan menurunkan BI rate di posisi 6,75%.

Seluruh indeks saham di bursa Asia pagi ini terpangkas seiring terkoreksinya indeks di Wall Street AS. Dow Jones ditutup -2,63% (223,32 poin) dan Nasdaq Composite -2,67% (49,20 poin) yang dipicu oleh rilis data non Farm Payroll untuk bulan Juni yang turun lebih besar dari ekspektasi yaitu sebesar -467.000, dimana data bulan sebelumnya berada pada level -345.000. Dengan penurunan tingkat employment tersebut, tingkat pengangguran AS Juni naik menjadi 9,5% dari 9,4% di Mei.

Meskipun demikian, data initial jobless claim yang dirilis mingguan masih menunjukkan sedikit perbaikan untuk minggu terakhir di bulan Juni dengan turun dari 627.000 pada minggu sebelumnya menjadi 614.000. Data Factory Order juga menunjukkan penguatan sebesar 1,2% MoM, lebih baik dari bulan sebelumnya yang
sebesar 0,7% MoM.

Pagi ini bursa regional bergerak melemah terutama tertekan penutupan bursa AS pagi ini. Nikkei dibuka melemah dan terpantau terakhir pada posisi -1,12% (110,99 poin) dan Strait Times Singapura pada posisi -1,26% (29,14 poin). Hang Seng Hong Kong minus 1,50%, Shanghai China minus 0,28%, dan Kospi Korsel minus 0,2%.

Harga minyak mentah terpangkas pagi ini, hingga penurunan terbesar tiga minggu setelah pemerintah AS melaporkan angka pengangguran naik hingga kenaikan tertinggi 26 tahun. Untuk kontrak pengiriman Agustus, harga minyak mentah turun 0,7% menjadi US$66,27 per barel di New York Mercantile Exchange, dan di level US$66,37 pada pukul 8:51 a.m waktu Singapura.
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika