
TOKYO (Bloomberg): Sebagian besar bursa saham Asia turun seiring dengan naiknya defisit anggaran negara Eropa, sehinga menyeret indeks saham ke level terendah dalam 4 bulan.
Harga saham Macquaire Group Ltd, bank investasi terbesar di Australia, merosot 6,2% setelah prediksi keuntungan paruh kedua mereka mengecewakan beberapa investor.
Saham Mitsubishi Material Corp., produsen tembaga nomor tiga di Jepang, tenggelam 2,6% setelah menderita 9 bulan kerugian bersih.
Toshiba Corp., jatuh 2,6% setelah Nikkei English News melaporkan bahwa perusahaan tersebut dan mitranya kalah tender di Vietnam.
Sebanyak tiga dari lima saham turun yang naik pada Indeks MSCI Asia Pasifik yang melemah 0,2% menjadi 113.94 pada pukul 11:16 siang waktu Tokyo. Taksiran tersebut turun 10% setelah posisi yang tinggi selama 17 bulan pada 15 Januari karena adanya spekulasi bahwa Bank Sentral akan mengetatkan kebijakan moneter dan bahwa Yunani, Spanyol, dan Portugal akan berjuang untuk mengekang defisit anggaran yang terjadi.
"Para Investor teteap berhati-hati seiring dengan koreksi yang terus berjalan," kata Tim Schroeders, orang yang membantu mengatur dana US$1,1 milyar di Pengana Capital Ltd. di Melbourne. "Pasar menapaki kekhawatiran dan belum teryakinkan oleh solusi yang ada terkait hutang tinggi yang dimiliki negara-negara Eropa seperti Yunani dan Spanyol."
Indeks Nikkei-225 dari Jepang turun 0,4%, sementara indeks Kospi Korea Selatan naik 0,6%. Index S&P ASX 200 dari Australia turun 0,8%.
Sementara Index Hang Seng Hong Kong naik 0.4% Obligasi Pemerintah Index 500 US Standard & Poor bertambah 0.1%. Kekhawatiran Eropa menyebabkan penurunan sebesar 0,9% kemarin.
Kegagalan kredit bertukar tempat, atau biaya untuk menjamin kerugian atas hutang mutlak atas Spanyol dan Portugal tercatat, menurut CMA DataVision. Biaya penjaminan untuk Yunani juga mengalami hal serupa. (t02/wiw)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »