Bisnis Indonesia Online


Senin, 12/05/2008 07:54 WIB

Nikkei tertekan penguatan yen & minyak

oleh : Elsya Refianti

TOKYO (Bloomberg): Saham Jepang melemah setelah penguatan yen dan harga minyak yang mencapai rekor memperbarui kekhawatran bahwa laba akan di bawah prediksi pada tahun ini.

Toyota Motor Corp memimpin penurunan saham produsen mobil. Daiwa Securities Group Inc menuju harga saham terendah dalam dua pekan setelah Nikko Citigroup Ltd memangkas peringkatnya menjadi 'tahan'.

Nikkei 225 Stock Average anjlok 83,33 atau 0,6% menjadi 13.572,01 pada pkl. 9:22, sedangkan indeks Topix tertekan 11,26 atau 0,8% menjadi 1.330,50. Sebanyak 26 saham dari 33 kelompok industri dalam Topix melemah.

Mata uang yen menguat menjadi 102,57 terhadap dolar AS dari 103,45 pada penutupan perdagangan saham 9 Mei lalu di Tokyo. Penguatan 1 yen terhadap dolar AS dan euro memangkas laba operasi tahunan Toyota masing-masing sebesar 40 miliar yen (US$389 juta) dan 6 miliar yen, kata produsen otomotif itu.

Sementara itu, minyak mentah melonjak 1,8% mencapai rekor baru di US$125,96 per barel pada 9 Mei, meneruskan penguatannya memasuki hari keenam.

Toyota tertekan 1,3% menjadi 5.230 yen, Mazda Motor Corp turun 2,1% menjadi 427 yen, Nissan Motor Co anjlok 1,5% menjadi 931 yen. Saham produsen mobil mengontribusi 18% terhadap pelemahan indeks Topix.

Daiwa tergelincir 2,4% menjadi 1.010 yen, Nomura Holdings Inc terpeleset 2,4% menjadi 1.747 yen.

Konrak Nikkei yang jatuh tempo Juni terpuruk 0,7% menjadi 13.570 di Osaka dan tertekan 0,7% menjadi 13.575 di Singapura.(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Penurunan minyak tekan Wall Street
  • Pemodal waspadai profit taking lanjutan
  • 'Jual saham: AALI, LSIP, SGRO, BBCA, BBRI, dan ISAT'
  • APEI dukung pengunduran revisi MKBD

Komentar

Beri Komentar