Bisnis Indonesia Online


Jumat, 18/07/2008 08:25 WIB

Wall Street masih ditopang minyak

oleh : Berliana Elisabeth S.

JAKARTA(bisnis.com): Indeks saham di Wall Street kembali naik untuk kedua harinya dipicu penurunan harga minyak mentah meski mendapat tekanan dari kerugian sejumlah perusahaan besar.

Harga saham Google Inc, Merrill Lynch & Co, dan Microsoft Corp anjlok minimal 6% di New York. Google tak mencapai target keuntungan per saham hanya US$3,92 per saham, lebih kecil dari perkiraan analis US$4,73. Hal ini dipicu pertumbuhan pengguna jasanya berkurang sehingga menyeret harga saham turun 7,6% menjadi US$492,72 pukul 8 p.m di New York.

Menurut data Bloomberg, Merrill Lynch juga harga sahamnya terkoreksi 6,8% menjadi US$28,65. Perusahaan sekuritas terbesar ketiga di AS ini melaporkan kerugian kuartalan sebesar US$4,65 miliar.

Microsoft Corp mengalami penurunan harga saham 6% menjadi US$25,87. Perusahaan pembuat software terbesar dunia ini melaporkan kerugian 2,3% lebih rendah dari laba kuartal keempat tahun lalu.

Standard & Poor 500 Index futures yang berakhir September turun merosot 0,6% menjadi 1.245,70 pada 9.27 a.m di Tokyo. Dow futures turun 0,5% menjadi 11.340, Nasdaq 100 index futures terkoreksi 0,6% menjadi 1.828,50.

Sebaliknya, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 1,85% menjadi 11.446,66 dan Nasdaq Composite Index juga menanjak 1,2% menjadi 1.260,32, S&P/TSX Composite Index turun 0,32% menjadi 13.460, indeks Brazil Bovespa Stock juga terkoreksi 3,14% menjadi 60.108,72.

"Sentimen di pasar sebenarnya masih negatif namun harga minyak mentah menjadi faktor kunci saat ini karena inflasi menjadi ancaman terbesar menurut investor sehingga penurunan harga minyak menjadi sinyal laju inflasi akan segera teratasi. Inilah faktor penggerak harga saham dan obligasi," kata Kevin Dorwin, principal perusahaan wealth management Bingham, Osborn & Scarborough di San Francisco seperti dikutip AP.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Apexindo catatkan saham ESOP
  • Saham BAPA disetop mulai Kamis
  • Rights issue Adhi Karya akhir 2008
  • BUMI, ITMG dongkrak IHSG siang 17 poin

Komentar

Beri Komentar