Bisnis Indonesia Online
Jumat, 18/07/2008 18:35 WIB
BNI yakinkan investor Jatim
oleh : Dwi Wahyuni
SURABAYA (bisnis.com): Bank BNI meyakinkan investor di Jatim tentang membaiknya harga saham perseroan itu melalui tiga kebijakan internal yakni revisi komposisi penyaluran kredit, efisiensi dan penurunan NPL hingga menjadi 5% pada akhir 2008.
Wakil Direktur BNI Felia Salim menegaskan pihaknya ingin mengembalikan kondisi harga saham BNI minimal sama pada saat secondary offering. Bank pemerintah ini akan segera melakukan Secondary Public Offering (SPO) dengan harga Rp2.050-Rp2.700 per lembar saham.
Jumlah saham yang akan ditawarkan dalam SPO sebanyak 3,475 miliar lembar yang terdiri dari saham milik pemerintah atau divestasi 1,5 miliar saham dan dari penawaran umum terbatas II sebanyak 1,974 miliar.
"Faktor eksternal seperti kenaikan harga minyak mentah tentu di luar kendali kami dan untuk hal itu kami tidak bisa berspekulasi. Itu sebabnya fokus BNI saat ini adalah bagaimana mendongkrak harga saham melaluhi kinerja perusahaan serta pencapaian target financial," papar Felia seusai pertemuan dengan sejumlah investor di Surabaya.
Namun, kata Felia, BNI tetap akan mempertahankan kebijakan konservatif atau sangat hati-hati.
"Bisa jadi, BNI akan lebih konservatif dari Bank Indonesia itu sendiri yang saat ini cukup hati-hati didalam menaikkan BI Rate," tandasnya.
Selain itu bank plat merah ini juga akan merevisi komposisi penyaluran kreditnya. Jika saat ini posisi penyaluran kredit bank itu 60% untuk korporat dan 40% itu sektor yang lain, ke depan komposisi tersebut ditargetkan menjadi 30% korporat dan 70% untuk UKM, konsumer dan syariah. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- FREN di suspen, IHSG sore ditutup naik 13 poin
- Minyak melejit, IHSG siang terdongrak 20 poin
- Indeks Teluk Persia mayoritas turun
- Laba Cnooc meroket, saham naik
- CSI 300 Index naik 1,6%