Bisnis Indonesia Online
Rabu, 20/08/2008 07:53 WIB
Pelemahan saham bank seret bursa Eropa
oleh : Elsya Refianti
LONDON (Bloomberg): Saham Eropa tertekan memasuki hari kedua karena kekhawatiran mendalam bahwa perusahaan finansial bakal membukukan rugi tambahan dan sejumlah laporan mengindikasikan inflasi lebih tinggi dari perkiraan.
Barclays Plc terpeleset 5,4% dan Societe Generale SA tertekan 4,2% setelah JPMorgan Chase & Co mengatakan Lehman Brothers Holdings Inc bakal melakukan write down sekitar US$4 miliar pada investasi terkait kredit kuartal ini karena pasar KPR memburuk. Ciba Holding AG anjlok 17% setelah membukukan kerugian pada writedown dan naiknya harga bahan baku. Wienerberger AG memotori penurunan saham perusahaan konstruksi dengan tenggelam sebesar 6,1%, setelah memangkas perkiraan labanya, menyusul keterpurukan pengembang rumah AS.
Indeks Dow Jones Stoxx 600 melemah 2,5% menjadi 279,71, meneruskan penurunan tahun ini menjadi 23% karena kenaikan inflasi dan rugi terkait kredit lebih dari US$500 miliar pada perbankan di seluruh dunia mengancam pertumbuhan ekonomi.
Sejumlah indeks nasional tergelincir di seluruh dari 18 bursa Eropa barat. Indeks FTSE 100 Inggris turun 2,4%, CAC 40 Prancis melemah 2,6%, DAX Jerman tergelincir 2,3%.
Barclays tenggelam 5,4% jadi 324,25 pence, Societe Generale terpeleset 4,2% ke 61,71 euro, Ciba kandas 17% ke posisi 26,52 franc, Wienerberger anjlok 6,1% di level 16,71 euro, Cie. de Saint-Gobain SA tersandung 5,7% di 40,78 euro, Lafarge SA menyelam 3% jadi 80,63 euro, William Hill terbenam 5,2% jadi 271,25 pence.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- IHSG dan rupiah kembali terkoreksi sore ini
- Saham grup Bakrie terkena auto rejection, IHSG -23 poin
- IHSG dan rupiah pagi terkoreksi terseret Asia
- Bali Sec: Peluang beli INDF & PNBN
- Komoditas seret saham Asia pagi ini