Bisnis Indonesia Online
Rabu, 20/08/2008 12:27 WIB
BUMI, ITMG dongkrak IHSG siang 17 poin
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) istirahat siang ini ditutup naik 17,64 poin atau 0,86% menjadi 2.060,14 ditopang saham tambang namun tertahan saham bank.
Indeks harga saham tambang melejit 2,32% disusul saham infrastruktur 1,59% sedangkan saham pertanian hanya naik 0,34% dan finansial malah minus 0,15%.
Sebagian besar top gainers siang ini diraih saham sektor tambang dipimpin Indo Tambangraya Megah (ITMG) melejit 650 menjadi Rp22.950, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) meroket 650 menjadi Rp13.050, Bumi Resources (BUMI) terdongkrak 175 menjadi Rp5.125, disusul Astra Agro Lestari (AALI) naik 350 menjadi Rp16.300 dan Tri Polyta Indonesia (TPIA) 350 menjadi Rp2.400 serta Gudang Garam (GGRM) menanjak 100 menjadi Rp6.500
Saham BUMI tercatat sebahai saham teraktif di Bursa Efek Indonesia siang ini dengan volume transaksi sebanyak 205.642 lembar saham senilai Rp525,63 miliar dan berpindah tangan 2.534 kali. Disusul saham Truba (TRUB) yang menanjak 19,31% menjadi Rp525, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik 3,19% menjadi Rp2.425, Bakrie & Brothers (BNBR) positif 4,83% menjadi Rp325 dan UNSP naik 2,02% menjadi Rp1.010.
Ditengah kenaikan tersebut saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) malah tergerus 1,70% menjadi Rp5.750 disusul saham Astra International (ASII) terjungkal 0,75% menjadi Rp19.850, Lautan Luas (LTLS) terkoreksi 4,42% ke level Rp1.080 dan Indah Kiat (INKP) minus 2,08% menjadi Rp2.350.
Saham sektor perbankan bergerak mix, saham BBRI malah tergerus, disusul Bank Negara Indonesia (BBNI) minus 10 menjadi Rp1.220. Namun saham Bank Mandiri (BMRI) mampu naik 25 menjadi Rp2.825 sedangkan saham Bank International Indonesia (BNII) masih disuspend sejak 31 Juli 2008 di level Rp460 dan saham Bank Central Asia (BBCA) tidak bergerak pada level Rp2.975.
Kenaikan harga minyak mentah yang kembali menyentuh US$115 per barel hari ini setelah sebelumnya anjlok hingga menyentuh US$111 kemarin menggairahkan kembali saham sektor komoditas.
Namun memburuknya perekonomian Amerika yang ditandai dengan laporan kerugian perusahaan finansial dari kredit subprime sedikit banyak menggerus harga saham sektor ini termasuk di Bursa Efek Indonesia.
Mega Capital Indonesia menyatakan minimnya sentimen positif akan membuat IHSG cenderung dipengaruhi oleh pergerakan indeks bursa global dan regional.
Namun kenaikan harga minyak mentah dan komoditas lainnya diperkirakan memberikan sentimen positif terhadap saham-saham berbasis komoditas. Indeks tadi pagi dibuka naik 16,32 poin atau 0,80% menjadi 2.058,82 ditopang saham pertanian dan tambang.
Pada sesi pertama siang ini nilai transaksi mencapai Rp1,38 triliun dengan volume 1,255 miliar lembar saham dan berpindah tangan 20.500 kali. Sebanyak 83 saham naik, 61 turun dan 60 tidak bergerak.
bisnis.com
Berita Lain
- Indeks dibayangi koreksi saham bank
- IHSG diprediksi ke 1.380-1.420, ikuti global
- IHSG sore terseret regional, rupiah melemah
- Multipolar tak rugi hedging valas
- Qtel masukkan pernyataan tender offer