Bisnis Indonesia Online
Kamis, 21/08/2008 09:29 WIB
IHSG akan kembali mendapat angin segar
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Membaiknya bursa global dan regional serta berlanjutnya
kenaikan harga minyak mentah dan komoditas lainnya, diperkirakan akan menjadi
sentimen positif bagi pergerakan IHSG pada hari ini dengan pilihan saham hari ini BUMI, LSIP, AALI, BNBR, dan UNSP.
Mega Capital Indonesia mengatakan indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini diprediksi bergerak pada kisaran 2.060-2.075 dengan target intraday support dan resistance berikutnya berada pada level 2.050-2.085.
Menguatnya harga minyak dan komoditas mendorong IHSG menguat pada perdagangan kemarin. Sektor pertambangan, perdagangan dan perkebunan memberikan kontribusi terbesar bagi penguatan indeks. Sedangkan sektor otomotif, industri dasar dan manufaktur mencatatkan pelemahan. Bursa Asia ditutup mix, dimana indeks Nikkei 225 Jepang –0,1%, Hang Seng Indeks (HSI) +2,18%, Kospi Korsel –0,05% dan Strait Times Indeks (STI) Singapura +0,86%. Rupiah ditutup menguat pada level Rp9.155 per dolar AS.
Millenium Danatama Sekuritas mengatakan belum adanya sentimen positif yang lain sehingga indeks masih sensitif dengan arah pergerakan harga minyak atau harga komoditas. Indeks diperkirakan bergerak di kisaran 2020-2080.
Optima Securities mengatakan indeks kemarin rebound 27 poin ke posisi 2.069 di tengah bursa regional yang mixed di picu sektor pertambangan disusul perkebunan. Saham BUMI dan BNBR menjadi katalis kenaikan indeks setelah ada kejelasan mengenai status kepemilikan keduanya.
Indeks berpeluang kembali naik didorong sektor perkebunan karena harga CPO kembali mengalami rebound. Indeks diperkirakan mendekati level 2.100 dengan range pergerakan 2.050-2.090 dengan pilihan saham: BUMI, LSIP, AALI, BNBR, dan UNSP.
Trimegah Securities mengatakan momentum penguatan meredanya gejolak harga minyak dunia dan minimnya sentimen negatif mendorong pergerakan penguatan IHSG untuk bergerak pada area datar dengan basis support 2.050. Berkurangnya tekanan jual pada beberapa saham unggulan memberikan indikasi terbukanya peluang untuk penguatan pada perdagangan hari ini, untuk selanjutnya bergerak di kisaran 2.050-2.120.
Panin Sekuritas melaporkan investor diindikasikan melakukan aksi beli terhadap saham pertambangan, energi, dan perkebunan yang telah oversold. Seperti diketahui, saham berbasis komoditas dalam beberapa pekan terakhir bergerak melemah. Hal tersebut berdampak terhadap melemahnya IHSG yang pergerakannya dipengaruhi oleh sentimen dari harga komoditas dunia (minyak bumi dan batu bara).
"Kami melihat IHSG saat ini masih berada dalam downtrend untuk jangka pendek dan menengah. Masih terbuka peluang untuk trading pada saham pertambangan yang oversold. Kisaran support-resistance 2.042-2.097."
Disclaimer. Keputusan untuk melakukan transaksi jual, beli atau investasi saham lainnya sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham dan harian Bisnis Indonesia tidak bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil, dengan mengacu pada rekomendasi saham di kolom ini. Dalam melakukan investasi, pembaca membuat penilaian independen.
bisnis.com
Berita Lain
- BI rate turun 0,25%, IHSG ditutup naik 12 poin
- IHSG siang tertolong saham bank, rupiah menguat
- Saham bank angkat IHSG pagi +15 poin
- Bursa batasi trading limit Antaboga hingga 50%
- 'Buy on weakness INCO, BYAN, BMRI dan DVLA'
Komentar
#1 - Harga saham
Pak aku membeli saham anda gimana caranya dan pembayaranya? Tlg kirim ke email saya!
Dwi - Indonesia @ 22/08/2008 - 11:16 WIB dari 74.125.74.39 (74.125.74.39)