Bisnis Indonesia Online


Kamis, 21/08/2008 09:47 WIB

Indeks menguat 15 poin ditopang komoditas

oleh : Berliana Elisabeth S.

JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) pagi ini dibuka menguat 15,60 poin atau 0,75% menjadi 2.085,30 ditopang saham komoditas.

Indeks saham sektor pertanian memimpin kenaikan indeks pagi ini sebesar 2,10%, disusul indeks tambang 2% dan finansial 0,17% pada pukul 09.32 WIB di Bursa Efek Indonesia.

Saham Indo Tambangraya Megah (ITMG) masih menjadi pemimpin kenaikan harga sehingga tercatat sebagai top gainers pagi ini, yakni meroket Rp750 menjadi Rp23.950, disusul Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp350 menjadi Rp16.650, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) menanjak Rp550 menjadi Rp13.450, London Sumatera (LSIP) naik Rp200 menjadi Rp5.700, United Tractor (UNTR) +1,52% menjadi Rp10.000 dan Bumi Resources (BUMI) menanjak 1,90% jadi Rp5.350.

Saham yang paling banyak ditransaksikan atau top frekuensi pagi ini yakni BUMI, Perusahaan Gas Negara (PGAS) yang naik 2,06% menjadi Rp2.475, AALI, Aneka Tambang (ANTM) melejit 2,18% ke Rp1.870, dan International Nickel Indonesia (INCO) +2,68% jadi Rp3.825.

Sebaliknya saham Gudang Garam (GGRM) mencatat penurunan hingga menjadikannnya sebagai top losers yakni terkoreksi 2,36% menjadi Rp6.200, disusul Bank mandiri (BMRI) -0,85% menjadi Rp2.900, Barito Pacific (BRPT) minus 0,71% menjadi Rp1.390.

Membaiknya bursa global dan regional serta berlanjutnya kenaikan harga minyak mentah dan komoditas lainnya, menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG pada hari ini.

Harga minyak pagi ini naik menjadi US$115,56 per barel di New York Mercantile Exchange untuk kontrak Oktober setelah persediaan bensin AS turun.

Selain itu pada perdagangan hari ini positifnya harga komoditas dunia, terutama minyak sawit mentah (CPO) di bursa Malaysia yang berhasil rebound 5% kemarin, diperkirakan kembali mengangkat saham CPO yang seminggu terakhir telah terkoreksi cukup dalam.

Panin Sekuritas melaporkan investor diindikasikan melakukan aksi beli terhadap saham pertambangan, energi, dan perkebunan yang telah oversold. Seperti diketahui, saham berbasis komoditas dalam beberapa pekan terakhir bergerak melemah. Hal tersebut berdampak terhadap melemahnya IHSG yang pergerakannya dipengaruhi oleh sentimen dari harga komoditas dunia (minyak bumi dan batu bara).(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Belanja online gairahkan Wall Street
  • IHSG bergerak terbatas tunggu hasil rapat BI
  • Saham di Wall Street dan Eropa akan pulih 2009
  • Saham Bumi tahan laju IHSG sore yang naik 1 poin

Komentar

Beri Komentar