Bisnis Indonesia Online
Kamis, 28/08/2008 09:47 WIB
IHSG pagi terdongkrak 7 poin
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) pagi ini dibuka naik 7,88 poin atau +0,37% menjadi Rp2.138,94 ditopang saham tambang, dan saham pertanian yang rebound dari koreksi kemarin.
Indeks sektor pertanian rebound dari posisi penutupan kemarin yang terkoreksi, dan pagi ini kembali naik 1,27%. Kenaikan sektor tambang 1,31% menjadi pemimpin kenaikan indeks sektor lainnya yang semuanya terangkat termasuk finansial positif 0,04%.
Saham yang mencatat kenaikan harga tertinggi (top gainers) pagi ini dicatat saham Indo Tambangraya Megah (ITMG) meroket Rp700 ke Rp27.000, disusul saham perkebunan Astra Agro Lestari (AALI) melejit Rp450 menjadi Rp18.000, saham Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) melejit Rp250 menjadi Rp14.400, saham United Tractor (UNTR) naik Rp150 menjadi Rp11.100 dan saham Medco Energy (MEDC) menanjak Rp125 menjadi Rp4.700.
Saham teraktif diperdagangkan hari ini Bumi Resources (BUMI) yang naik 0,93% menjadi Rp5.400, Bakrie Sumatera Plantations (UNSP) naik 0,95% menjadi p1.060, AALI, Bakrie Telecom (BTEL) melejit Rp1,75%, dan International Nickel (INCO) menanjak 1,98% menjadi Rp3.850.
Saham Mobile-8 Telecom (FREN) pagi ini tidak bergerak setelah kemarin nilai transaksinya melonjak 100 kali dari rata-rata harian menjadi sebesar Rp50 milliar dengan volume mencapai 881.541 lot. Ramainya saham FREN ini disebabkan rencana induk perusahaannya PT Global Mediacom Tbk (BMTR) menyatakan terjadi pembicaraan mengenai rencana jual beli saham antara pemegang saham FREN dan pemilik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), operator Esia.
Indeks saham regional sebagian besar terdongkrak hanya Hang Seng Indeks Hong Kong terkoreksi 236,451. Nikkei naik 8 poin, Strait Times Indeks Singapura naik 6 poin, Nasdaq terdongkrak 20 poin, DJIA 89 poin dan FTSE melejit 57 poin.
Riset analis Bali Securities Ketut Tri Bayuna mengatakan investor masih bersifat menunggu dan masih mencermati arah ekonomi global yang belum dapat dipastikan.
IHSG diprediksi masih akan naik seiring dengan penguatan saham-saham second liner dan bertambahnya kepercayaan investor domestik. Namun jika investor asing masuk lagi tentu penguatan ini akan tidak akan bertahan lama karena mereka membawa sentimen negatif global ke bursa saham dalam negeri.
"Namun investor diminta mencermati harga saham second liners ini karena sewaktu-waktu dapat turun," tutur Ketut.
Hari ini harga minyak mencapai US$118 diharapkan saham-saham batu bara mulai naik lagi dan IHSG mengikuti.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- BI rate turun 0,25%, IHSG ditutup naik 12 poin
- IHSG siang tertolong saham bank, rupiah menguat
- Saham bank angkat IHSG pagi +15 poin
- Bursa batasi trading limit Antaboga hingga 50%
- 'Buy on weakness INCO, BYAN, BMRI dan DVLA'